Pada tanggal 24 Agustus 2026, Majelis Nasional (MN) Vietnam Angkatan XVI secara resmi mengesahkan Resolusi mengenai pembentukan Kota Quang Ninh di bawah Pemerintah Pusat. Bagi masyarakat wilayah tambang ini, momen tersebut bukan sekadar pengesahan sebuah resolusi penting, melainkan puncak dari kegembiraan yang telah nantikan sejak lama.
"Kami sudah lama menantikan momen Quang Ninh resmi menjadi kota. Saya percaya Quang Ninh akan mencapai tahap perkembangan baru, Co To akan mendapat lebih banyak peluang untuk berkembang, semakin hijau, bersih, indah, dan menjadi kebanggaan setiap warga”.
“Kami merasa sangat gembira karena kampung halaman kami memasuki tahap pembangunan baru dengan posisi dan harapan yang baru. Seluruh warga berharap kota ini akan semakin modern dan beradab, infrastrukturnya diinvestasikan secara lebih terpadu, lingkungan hidupnya semakin asri serta kehidupan masyarakatnya semakin meningkat”.
Dari wilayah yang identik dengan industri ekstraksi mineral, Quang Ninh secara bertahap memperluas ruang pembangunnya. Memanfaatkan keunggulan infrastruktur, seperti jalan tol lintas provinsi, bandara internasional, hingga pelabuhan bertaraf internasional, Quang Ninh telah bertransformasi dari kawasan yang pada dasarnya merupakan semenanjung menjadi sebuah kutub pertumbuhan dinamis di Vietnam Utara.
Seluruh keunggulan tersebut kini dihimpun dalam satu ruang pembangunan yang lebih luas. Berdasarkan Resolusi 36/2026/QH16, Kota Quang Ninh memiliki wilayah seluas lebih dari 6.231 kilometer persegi dengan populasi lebih dari 1,5 juta jiwa. Secara administratif, Kota Quang Ninh terdiri dari 30 kelurahan, 22 desa dan dua zona khusus yaitu Van Don dan Co To. Quang Ninh memiliki posisi yang sangat istimewa karena berbatasan langsung – baik di darat maupun di laut dengan Tiongkok, sekaligus menjadi pintu gerbang menuju laut bagi wilayah Dong Bac (Timur Laut). Di dalam ruang terpadu ini terdapat kawasan perkotaan, zona industri, koridor, pelabuhan, bandara, laut serta gugusan pulau dan warisan-warisan terkenal seperti Teluk Ha Long dan Yen Tu.
Justru keberagaman inilah yang menciptakan keunggulan tersendiri bagi Kota Quang Ninh, yaitu tidak hanya memiliki satu pendorong utama pembangunan, tetapi juga mampu menghubungkan berbagai ruang dan jenis perekonomian dalam satu kesatuan yang utuh. Nguyen Phuong Thuy, Wakil Ketua Komisi Perundangan dan Hukum MN mengatakan:
“Ketika menjadi sebuah kota, Quang Ninh memiliki kondisi untuk membangun aparat pemerintahan dengan model satu kota dan satu kawasan perkotaan yang mempunyai kapasitas dan wewenang untuk menangani masalah-masalah lalu lintas, infrastruktur perkotaan, dan pembangunan sosial-ekonomi”.
Berbekal keunggulan lokasi dan infrastruktur, Quang Ninh memiliki peluang untuk berkembang ke berbagai arah. Hal yang dinanti-nantikan oleh masyarakat adalah keunggulan-keunggulan tersebut dapat menciptakan lebih banyak peluang segera di tempat mereka tinggal. Ly Van Thuong, seorang warga desa perbatasan Binh Lieu mengatakan:
“Masyarakat sangat gembira karena sekarang Quang Ninh telah mencapai standar sebagai kota. Jika kampung halaman kami berkembang, masyarakat mendapat banyak peluang untuk berbisnis secara lebih baik. Dulu, masyarakat hanya berharap bagaimana caranya bisa lepas dari kemiskinan, kini, mereka berpikir untuk menjadi sejahtera di kampung halamannya sendiri”.
Harapan-harapan masyarakat tersebut juga menjadi target yang ingin dicapai Kota Quang Ninh, yaitu kota baru harus mampu mengubah keunggulan ruang, infrastruktur dan lokasi menjadi nilai-nilai nyata dalam kehidupan sehari-hari. Quan Minh Cuong, Sekretaris Komite Partai Kota Quang Ninh menekankan:
“Menjadi sebuah kota harus memastikan bagaimana pembangunan dapat berjalan lebih kuat dan menyeluruh. Harus menjadi sebuah kota di mana masyarakatnya benar-benar merasa bahagia dan sejahtera, serta tempat di mana kepercayaan masyarakat terhadap Partai dan pemerintah semakin kokoh.”
Kota Quang Ninh memasuki tahap baru dengan ruang yang luas dan keunggulan-keunggulan khusus yang tidak dimiliki oleh semua daerah. Dari sebuah Wilayah Tambang menjadi kota di tepi warisan dunia, perjalanan itu akan terus diukir dengan cara Quang Ninh mengubah keunggulan-keunggulannya menjadi daya dorong baru bagi pembangunan, dan menjadi nilai-nilai nyata dalam kehidupan masyarakatnya.
