Jelaskan Makna Bunga Persik dalam Kehidupan Budaya Masyarakat Vietnam

(VOVWORLD) - Para pendengar yang budiman! Kami sangat gembira dapat bertemu kembali dengan para pendengar dalam Acara Kotak Surat Anda pekan ini. Pada pekan lalu, Program Siaran Bahasa Indonesia menerima 47 surat dan surel dari para pendengar.

Pada pekan lalu, kami menerima laporan hasil pemantauan siaran radio yang dikirimkan saudara Safril Susanto di Jawa Timur dari 17 hingga 19 Januari. Ia memberikan penilaian SINPO 43334. Dari Kalimantan Barat, saudara Rudy Hartono mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran pada 17 Januari di frekuensi 12020 Khz. Ia menyatakan bahwa kualitas gelombang yang relatif stabil dengan SINPO 44444. Saudara Idris di Wonosobo mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran radio pada 17 Januari dengan penilaian kualitas gelombang radio relatif stabil meskipun ada hujan. Di samping itu, kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran radio dari saudara Aman Mohan dan Najimuddin di India dengan kualitas gelombang yang relatif stabil.

Kami berharap bahwa Anda Sekalian terus mengirimkan hasil laporan pemantauan siaran radio agar kami dapat mengetahui situasi gelombang siaran di masing-masing daerah. Bagi pendengar yang mengalami gangguan siaran radio, silakan anda mengakses situs website kami di alamat : www.vovworld.vn untuk mendengarkan kembali program-program siaran. 

Jelaskan Makna Bunga Persik dalam Kehidupan Budaya Masyarakat Vietnam - ảnh 1Atas nama KS PKV Angkatan XIV, Sekjen To Lam menyampaikan pidato, menyatakan ucapan terima kasih mendalam atas kepercayaan seluruh Kongres Nasional XIV PKV (Foto: VOV)

Para pendengar yang budiman! Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam (PKV) telah mencapai sukses, menandai perkembangan penting, semangat persatuan, tanggung jawab dan tekad seluruh Partai, rakyat dan tentara demi usaha pembangunan dan pengembangan tanah air. Selama sepekan berlangsungnya Kongres, Program Siaran Bahasa Indonesia telah menerima banyak perhatian, akses dan ucapan-ucapan selamat dari para pendengar. Kami berterima kasih atas empati dan pendampingan yang berharga tersebut. Kami berharap agar terus mendapat dukungan dari para pendengar dalam waktu mendatang.

Pada pekan lalu, para pendengar terus menaruh perhatian akan rubrik-rubrik kami. Ketika mengomentari artikel dengan judul: “Pariwisata Desa Etnis Minoritas E De dalam Perjalanan Integrasi Internasional”, saudara Idris menyampaikan: “Pariwisata berbasis komunitas, ini suatu langkah yang baik di dunia pariwisata, khususnya di Vietnam. Pemerintah harus mensuport dan mengakomodasi kegiatan tersebut di mana masyarakat Vietnam yang sangat menjunjung tinggi kebudayaan dan tradisi. Seperti halnya di Indonesia, komunitas semacam itu sudah lama ada di seluruh Indonesia seperti daerah saya, Pemerintah daerah sangat mensuport kegiatan tersebut disamping memberi arahan juga masukan yang baik ke seluruh anggotanya yaitu kesenian daerah, komunitas kopi, teh, durian, pertanian ....”.

Jelaskan Makna Bunga Persik dalam Kehidupan Budaya Masyarakat Vietnam - ảnh 2Wisatawan mancanegara dengan gembira menawarkan pengalaman di Jalur Trem Nomor 6 (Foto: VOV)

Di bawah artikel yang berjudul: “Ruang Kota Hanoi di Masa Ekonomi Subsidi Direkonstruksikan melalui Jalur Trem Nomor 6”, saudara Eddy Setiawan menulis: “Bicara soal trem di Jakarta juga pernah ada trem sejak zaman Belanda, tapi dihentikan pengoperasiannya pada tahun 1960-an”. Saudari Hanana menulis: “Sangat tertarik dengan trem nomor 6”.

 
Kami berterima kasih atas pertanyaan saudara Awal di Jakarta yang terkait dengan kehidupan petani Vietnam. Bunga persik mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan budaya orang Vietnam, terutama bagi masyarakat di Vietnam Utara pada Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (atau Hari Raya Tet). Bunga persik mekar bertepatan dengan Musim Semi, sehingga dianggap sebagai simbolik permulaan yang baru, daya hidup, harapan dan keberuntungan pada Tahun Baru.

Menurut kepercayaan rakyat, bunga persik melambangkan penangkal kejahatan dan pembawa kedamaian serta kebahagiaan kepada keluarga. Oleh karena itu, pada Hari Raya Tet, banyak keluarga Vietnam menghiasi rumah dengan memakai ranting atau pohon persik sebagai harapan untuk Tahun Baru yang damai, tenang tenteram dan makmur.

Jelaskan Makna Bunga Persik dalam Kehidupan Budaya Masyarakat Vietnam - ảnh 3Kebun penanaman bunga persik Nhat Tan, Kota Hanoi (Foto: VNA)

Bunga persik juga dikaitkan dengan suasana reuni keluarga dengan memori Tet tradisional dan nilai-nilai budaya yang telah ada sejak lama dalam masyarakat Vietnam. Citra bunga persik tidak hanya sekedar bunga hiasan saja, tetapi telah menjadi simbol budaya Musim Semi dan Hari Tet Vietnam.

Saat ini, apabila anda berkelilingi di jalan-jalan di Kota Hanoi, Anda akan melihat berbagai ranting dan pohon bunga persik yang dijual di mana-mana, dari pasar bungan tradisional hingga di pinggir jalan-jalan. Warna merah muda bunga persik muncul di seluruh jalanan, menandai Hari Raya Tet yang akan segera tiba.

Para pendengar, sampai di sini, berakhir sudah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membacakan kembali program siaran kami, silahkan Anda mengakses situs website: www.vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov@gmail.com atau melalui alamat post: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam. Sampai jumpa lagi.

Komentar

Yang lain