Perkenalan Sepintas tentang Kehidupan Presiden Ho Chi Minh dalam Revolusi dan Perkebunan Pohon Kelapa Sawit di Vietnam.

(VOVWORLD) -  Saudara pendengar, sepekan berlalu dengan cepat dan hari ini kita bertemu lagi dalam Acara “Kotak Surat Anda” untuk pekan ini. Tujuh hari terakhir ini Program Siaran Bahasa Indonesia menerima 26 surat dan email dari Saudara-saudara M. Sumantri, Thedja Hariyanto, Hari Santosa, Fachri, Min Lin, dan beberapa pendengar lainnya. Pada umumnya, kualitas gelombang radio cukup baik di kedua frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz. Kami berterima kasih kepada Anda yang sudah dengan reguler mengirimkan surat kepada kami. Dalam program Kotak Surat Anda hari ini, kami akan memperkenalkan sepintas tentang kehidupan Presiden Ho Chi Minh dalam revolusi dan tentang perkebunan pohon kelapa sawit di Vietnam.

Mengawali program Kotak Surat Anda hari ini, mari kita simak pertanyaan Saudari Amalia: “Saya tahu bahwa Ho Chi Minh adalah seorang tokoh sejarah dengan pengaruh besar di dunia, dia juga adalah orang yang meletakkan fondasi pertama bagi hubungan kerja sama antara Vietnam dan Indonesia sebagai negara merdeka. Selamat atas hari lahirnya Presiden Ho Chi Minh 19 Mei. Bisakah Anda memperkenalkan secara jelas tentang kehidupannya terkait revolusi? Terima kasih!"

Saudari Amalia yang budiman, Presiden Ho Chi Minh berasal dari desa Sen, kecamatan Kim Lien, kabupaten Nam Dan, provinsi Nghe An. Dengan semangat patriotisme dan kecintaannya yang mendalam kepada rakyat dan dengan kecerdasannya dalam berpolitik, beliau mulai memikirkan tentang alasan keberhasilan dan kegagalan gerakan-gerakan patriotik pada masa itu dan bertekad pergi untuk mencari cara menyelamatkan negara.

Pada Juni 1911 Beliau berangkat ke luar negeri dan selama 30 tahun bertugas beliau telah melakukan kunjungan ke Prancis dan banyak negara Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika.

Pada 1917 kemenangan Revolusi Oktober Rusia dan lahirnya Komunis Internasional membuat Beliau mulai memandang Marxisme-Leninisme.

Pada Desember 1920, saat berlangsungnya Kongres ke-18, Beliau mulai mengubah pandangan dari patriotisme sejati ke komunisme.

Kemudian pada 30 Juni 1923 Beliau berkunjung ke Uni Soviet dan memulai periode tugasnya dengan belajar, dan meneliti Marxisme-Leninisme dan rezim sosialis langsung di negara besar asal paham Leninisme.

Pada 1925 di Guangzhou (Tiongkok) Beliau berpartisipasi dalam pembentukan Asosiasi Bangsa-Bangsa Tertindas Asia Timur.

Pada 3 Februari 1930 di Kowloon (Hong Kong) Beliau mengadakan konferensi untuk menyatukan organisasi-organisasi komunis di dalam negeri, kemudian menyatukannya menjadi Partai Komunis Vietnam.

Setelah 30 tahun beroperasi di luar negeri, pada 1941 Beliau kembali ke tanah air, mengadakan Sidang Pleno ke-8 Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, memutuskan kebijakan memerangi Prancis, mengusir Jepang, dan mendirikan Front Viet Minh.

Pada Agustus 1945 Beliau diangkat sebagai Presiden Republik Demokrasi Vietnam. Atas nama Pemerintah Sementara, Beliau memerintahkan pemberontakan umum untuk merebut kekuasaan di seluruh negeri.

Perkenalan Sepintas tentang Kehidupan Presiden Ho Chi Minh dalam Revolusi dan Perkebunan Pohon Kelapa Sawit di Vietnam. - ảnh 1Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan yang melahirkan Republik Demokrasi Vietnam di lapangan Ba Dinh  pada 2 September 1945. Foto: Dokumen

Pada 2 September 1945 Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan yang melahirkan Republik Demokrasi Vietnam.

Pada 2 September 1969, setelah dirawat secara intensif oleh para profesor dan dokter, namun karena usia lanjut dan sudah lemah, Presiden Ho Chi Minh menghembuskan napas yang terakhir di usia 79 tahun. Kehidupan Presiden Ho Chi Minh adalah kehidupan yang murni dan indah seorang tokoh komunis yang hebat, seorang pahlawan nasional luar biasa yang berjuang tanpa mengenal lelah dan mengabdikan hidupnya untuk Tanah Air dan rakyat Vietnam. Semoga pengenalan sepintas tentang kehidupan Presiden Ho Chi Minh tersebut akan membantu Anda lebih memahami Presiden Ho Chi Minh yang hebat.

Selanjutnya, silakan menikmati lagu "Nyanyian di Tengah Hutan Pac Bo". Lagu ini telah mengirimkan jiwa dan perasaaan bangga bangsa Vietnam kepada pemimpin besar, memperkaya jutaan hati masyarakat Vietnam yang selamanya akan berterima kasih padanya. Musisi Nguyen Tai Tue menciptakan lagu ini pada 1959 sehubungan dengan peringatan 69 tahun lahirnya Paman Ho. Selamat menikmati lagu ini melalui alunan suara Seniman Rakyat Thanh Hoa.

 Pada akhir program Kotak Surat Anda hari ini, mari simak pertanyaan Saudara Fachri: “Apakah di Vietnam ada perkebunan kelapa sawit seperti di Indonesia? Apakah Vietnam mengimpor minyak goreng atau mengekspor minyak goreng?”

Saudara pendengar, di Vietnam sejak 1978 silam kelapa sawit telah dibudidayakan secara tersebar di Provinsi Nghe An, Quang Binh, Binh Dinh, Khanh Hoa, dan Dong Nai. Sejak 1986, di Vietnam Selatan saja sekitar 650 hektar kelapa sawit telah dibudidayakan di Gia An, Provinsi Dong Nai (di bawah Perusahaan Minyak Nabati Dong Nai) untuk dieksploitasi menjadi minyak. Melalui penelitian, Institute Minyak dan Pohon Kelapa Sawit telah menunjukkan bahwa zona ekologi yang paling cocok untuk kelapa sawit adalah Daerah Dataran Rendah Sungai Mekong dengan kapasitas  2,6 ton minyak per hektar. Pohon kelapa sawit ditanam pada tanah berasam sulfat yang akan menghasilkan kadar minyak/berat kering 52,25-56,06 %, kadar minyak inti sawit 45-52 % dan kualitas minyak (komposisi asam lemak) yang setara dengan minyak sawit produksi Malaysia.

Saat ini dengan jumlah penduduk lebih dari 95 juta orang, kebutuhan penggunaan berbagai produk minyak goreng di pasar Vietnam mencapai 1,5 juta ton per tahun. Namun hasil produksi dalam negeri hanya memenuhi sekitar 40%, sehingga selebihnya harus diimpor dari pasar luar negeri, seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, Chile, USA, Australia, India, dan lain-lain.

Saudara Fachri yang budiman, semoga jawaban kami tadi memuaskan Anda. Silakan berbagi lebih banyak dengan kami dan pendengar Vietnam tentang situasi produksi dan ekspor minyak goreng di Indonesia saat ini. Kami sangat menantikan cerita Anda.

Untuk bisa mendengar dan membaca kembali program siaran kami, silakan Anda mengakses website: www.vovworld.vn. Untuk semua pertanyaan mohon bersurat ke alamat email: Indonesia.vov5@gmail.com atau alamat pos: Jalan Ba Trieu, nomor 45, Distrik Hoan Kiem, Kota Ha Noi, Vietnam.

 

 

Komentar

Yang lain