Pada pekan lalu, saudara Thedja Haryanto di Kalimantan Barat mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran dari ttanggal 17 hingga 31 Mei pada frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 34333, 55545 dan 44444. Sementara itu, Saudara Eko Endri Wiyono di Nganjuk mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran radio bulan Mei dengan SINPO 55555. Selain mereka, kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran radio yang dikirimkan saudara Saeful Fahmi di Lombok, Saudara Fachri di Pekan Baru, Saudara Eddy Setiawan di Jakarta, Saudara Hero di Solo di Indonesia dan beberapa pendengar di India dan Pakistan. Hampir semua laporan tersebut menunjukkan kualitas gelombang yang relatif stabil di kedua frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan rata-rata SINPO 43333. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendengar.

Pada pekan lalu, dalam email yang dikirimkan kepada kami, saudara Safei di Manokwari, Papua Barat, berbagi rasa cintanya terhadap radio, khususnya VOV: “Radio merupakan media informasi yang cukup dekat bagi diri saya pribadi. Tumbuh dan besar di desa, radio merupakan salah satu media yang dapat kami dengar bersama keluarga. Kecintaan saya pada radio secara terus berlanjut sampai SMA, saya sering berkorespondensi dengan penyiar radio lokal maupun negara tetangga hingga sekarang. Radio Suara Vietnam sendiri saya kenal sejak tahun 2024. Saya sangat yakin VOV punya peran dan sejarah hampir sama dengan RRI dalam menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam sejarah bangsa, baik Vietnam maupun bagi Indonesia. Menjadi pendengar suara Vietnam bagi saya bukan semata-mata karena menggali informasi, tapi lebih ingin menjalin kedekatan yang lebih jauh, karena Radio dan pendengarnya adalah satu kesatuan. Radio adalah keluarga. Bersama VOV saya lebih mengenal Vietnam, lebih dekat melihat seperti apa Vietnam aslinya”.

Saudara Safei dan para pendengar yang budiman! VOV5 memiliki sejarah pembentukan dan perkembangan selama 80 tahun. Secara khusus, Program siaran bahasa Indonesia (VOV5 Indonesia) juga akan berusia 60 tahun. Menjelang ulang tahun ke-60 berdirinya (30 Juni 1966 - 30 Juni 2026), VOV5 Indonesia menyelenggarakan Lomba membuat video/klip pendek dengan tema: “Suara Radio Vietnam dalam Kehidupan Saya”. Lomba tersebut mendapat partisipasi yang sangat antusias dari sejumlah besar pendengar. Kami telah memilih karya-karya yang berkualitas tinggi, dan menggunggahnya di Fanpage VOV5 Indonesia untuk untuk dinilai berdasarkan jumlah suka (like), bagikan (share) dan interaksi terbanyak. Silakan kunjungi Fanpage VOV5 Indonesia kami untuk menyukai/membagikan dan mengomentari video favorit Anda. Hasil voting akan diumumkan pada tanggal 30 Juni mendatang.

Para pendengar yang budiman, pada pekan lalu, melalui kolom komentar di situs web: https://vovworld.vn, Saudara Fardian Gafar di Semarang menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan informasi mengenai jembatan-jembatan terkenal di Vietnam.

Saudara Fardian Gafar yang budiman! Di Vietnam, jembatan bukan sekadar sarana lalu lintas, tetapi telah menjadi simbol dan destinasi wisata di masing-masing provinsi/kota atau daerah. Beberapa di antaranya yang paling ikonik adalah jembatan Nhat Tan, jembatan kabel pancang berstruktur baja terbesar di Vietnam yang merupakan ikon menonjol di Ibu Kota Hanoi. Jembatan Nhat Tan tidak hanya menjadi simbol persahabatan antara Vietnam dan Jepang saja karena dibangun berdasarkan rancangan para insinyur Jepang, tetapi juga merupakan proyek penting bagi perkembangan ekonomi dan transportasi Ibu Kota.

Kedua, Jembatan Rong (Naga) yang terkenal di Kota Da Nang. Jembatan ini meniru bentuk naga pada zaman Dinasti Ly yang sedang terbang menuju Laut Timur. Ini merupakan jembatan dengan arsitektur unik yang dirancang oleh Louis Berger Group (Amerika Serikat) dalam bentuk struktur lengkung baja tunggal - dan menjadi satu-satunya model seperti ini di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, jembatan tersebut menjadi salah satu simbol pariwisata Kota Da Nang.

Sementara itu, Jembatan My Thuan terletak sekitar 120 Km dari Kota Ho Chi Minh dan merupakan jembatan kabel pancang pertama di Vietnam yang diresmikan pada tahun 2000. Ada pula Jembatan Thi Nai (Provinsi Gia Lai) - yaitu jembatan menyeberangi laut yang menghubungkan Kota Quy Nhon dengan Semenanjung Phuong Mai di Provinsi Gia Lai.

Selain itu, Vietnam juga memiliki Jembatan Bach Dang (Kota Hai Phong), Jembatan Bai Chay (Provinsi Quang Ninh), Jembatan Trang Tien (Provinsi Thua Thien-Hue), Jembatan Can Tho (Kota Can Tho), dan lain-lain.

Saudara Fardian Gafar yang budiman! Semoga informasi-informasi tersebut dapat memuaskan Anda. Silakan Anda mengunjungi situs web kami di alamat http://vovworld.vn untuk membaca informasi lebih lanjut tentang Vietnam. Jika Anda memiliki pertanyaan lain tentang Vietnam, silakan kirimkan kepada kami. Kami akan dengan senang hati menjawab pertanyaan Anda.

Sampai di sini, berakhir sudah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan Anda mengakses situs web: https://vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com atau melalui alamat pos: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecmaatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam. Sampai jumpa lagi.