Pada pekan lalu, Saudara Eko Endri Wiyono di Nganjuk, Eddy Setiawan di Jakarta, Hari Santosa di Jawa Timur, dan Fachri di Pekanbaru, mengirimkan laporan pemantauan siaran radio dari tanggal 1 hingga 25 Juli dan 1 hingga 24 Agustus ini . Laporan tersebut menunjukkan kualitas gelombang siaran yang relatif stabil pada kedua frekuensi, yaitu 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 44343 dan 44444. Selain itu, kami juga menerima laporan pemantauan siaran yang dikirimkan Saudara Bidhan Chandra Sanyal, Najimuddin, Siddhartha Bhattacharjee di India dan Saudara Muhammad Aqeel Bashir di Pakistan. Kami sangat lega karena tidak ada gangguan gelombang yang tercatat dalam laporan tersebut.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendengar!
Para pendengar yang budiman, pada pekan lalu, beberapa artikel yang diunggah di fanpage VOV5 Indonesia mendapat banyak perhatian dan dibagikan oleh para pendengar di Indonesia.
Saat mengomentari berita “Kereta Hanoi Lima Gerbang Kota Menarik Banyak Wisman setelah Hampir Satu Tahun Beroperasi”, beberapa pendengar menulis: “Model wisatanya sangat menarik. Dalam perjalanan istimewa ini, wisatawan dapat merasakan ruang budaya sekaligus tenggelam dalam alunan musik rakyat Quan ho, menikmati lagu rakyat Ca Tru atau ikut menyanyikan lagu Xam”. Pendengar lain juga menyampaikan: “Jika berkesempatan ke Hanoi, saya pasti ingin mencoba paket wisata yang menarik ini”.
Saat memberikan komentar pada berita ‘ASEAN Cup 2026: Timnas Vietnam Semakin Dekat dengan Gelar Juara’, para pendengar menyampaikan ucapan selamat kepada Timnas Vietnam: ‘Selamat atas kemenangan Timnas Vietnam atas Timnas Thailand’, ‘Semoga Timnas Vietnam dapat mempertahankan performanya serta memenangkan pertandingan liga kedua’. Sementara itu, Saudara Padmi Rahayu menulis: “Selamat Timnas Vietnam. Sepak bola adalah hobi saya. Bisakah Anda memperkenalkan sekilas tentang sistem sepak bola Vietnam?”.
Saudara Padmi Rahayu yang budiman, sepak bola Vietnam terbagi menjadi dua kategori utama yaitu sepak bola profesional dan sepak bola amatir.
Sepak bola profesional terdiri dari kompetisi V.League 1 – liga yang menghimpun klub-klub profesional; V.League 2 sebagai ajang kasta kedua untuk memperebutkan tiket promosi ke V.League 1; serta Piala Nasional yang merupakan Turnamen sistem gugur tahunan.
Sepak bola semiprofesional dan amatir mencakup Liga Divisi Dua Nasional dan Liga Divisi Tiga Nasional Kompetisi amatir ini diselenggarakan di tingkat provinsi, kota, maupun nasional dengan melibatkan klub-klub swasta, instansi pemerintah, hingga perusahaan.
Pekan lalu, melalui email yang dikirimkan kepada kami, Saudara Mawan Hermanto di Surabaya bertanya: “Kesemek kering adalah oleh-oleh yang dibawa pulang oleh teman-teman saya setelah l berlibur ke Republik Korea. Apakah buah kesemek juga ditanam di Vietnam, dan apakah dapat dibuat kesemek kering?”.
Kesemek merupakan salah satu jenis buah yang banyak ditanam di Vietnam dan sangat populer karena musim panennya bertepatan pada musim gugur. Vietnam memiliki banyak varietas kesemek dengan rasa khasnya masing-masing. Wilayah penghasil kesemek terbesar antara lain Da Lat (Provinsi Lam Dong) dengan varietas kesemek telur, Hue dengan kesemek persegi, Ha Tinh dengan kesemek tanpa biji, serta Lang Son yang tersohor dengan kesemek renyahnya...
Kesemek kering merupakan salah satu manisan tradisional khas Da Lat. Buah kesemek yang baru dipaneni akan dikupas, disterilkan dengan alkohol, lalu dikeringkan. Pengeringan dapat dilakukan dengan mesin khusus, oven, atau dijemur di bawah sinar matahari pada suhu 60–70 derajat Celsius selama 6 hingga 7 jam, tergantung pada ketebalan buahnya. Kesemek yang telah dikeringkan berwarna cokelat kemerahan, rasanya manis pekat namun tetap segar dan diutuhkan dengan aroma alami buah kesemek.
Oleh karena itu, kesemek kering menjadi oleh-oleh favorit para wisatawan setiap kali berkunjung ke kota Da Lat. Jika berkunjung pada musim panen kesemek (Oktober hingga November), wisatawan dapat mendatangi pusat pengolahan kesemek kering untuk membelinya sebagai oleh-oleh. Selain itu, wisatawan juga berkesempatan untuk mengunjungi kebun-kebun kesemek yang memerah di sepanjang lereng bukit, serta menyaksikan langsung cara bagaimana masyarakat Da Lat membuat kuliner khas ini.
Saudara Mawan Hermanto yang budiman! Kami berharap informasi tersebut akan memuaskan Anda. Sampai di sini berakhirlah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan mengakses situs web vovworld.vn atau kirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com. Anda juga dapat mengirimkan surat ke alamat pos kami: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam.
