Pada pekan lalu, saudara Eddy Setiawan di Jakarta mengirimkan laporan hasil pemantuan disertai file audio dari tgl 21 hingga 28 Mei. Dari Pekan Baru, saudara Fachri mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran radio dari tgl 4 hingga 17 Mei dengan SINPO 55555 dan 44444. Kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran dari saudara Thedja Haryanto di Kalimantan Barat pada tgl 1 hingga 15 Mei di frekuensi 12020 kHz. Di samping itu, para pendengar India dan Pakistan seperti Shivendu Paul, Najimuddin, Siddhartha Bhattacharjee dan Muhammad Aqeel Bashir juga secara rutin mengupdate laporan hasil pemantauan siaran radio secara mingguan.
Kami berharap para pendengar terus mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran agar kami dapat mengetahui situasi gelombang siaran di masing-masing daerah.
Para pendengar yang budiman, Lomba membuat video pendek dengan tajuk “Radio Suara Vietnam dalam Kehidupan Saya” dalam rangka memperingati HUT ke-60 Program Siaran Bahasa Indonesia, VOV5 (30/06/1966-30/06/2026) kini sedang mencari pemenang untuk kategori “Video Paling Disukai.”
Setelah babak penyisihan, kami telah memilih hampir dua puluh video terbaik untuk lolos ke babak final. Semua video tersebut telah diunggah di Fanpage VOV5 Indonesia untuk disukai (like), dibagikan (share) dan berinteraksi. Sistem penilaiannya adalah: setiap like/ reaksi dihitung satu poin dan setiap share dalam mode publik dihitung tiga poin. Periode pemilihan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 20 Juni. Setelah periode tersebut berakhir, kami akan mengakumulasikan skor untuk menentukan penghargaan penghargaan “Video Paling Disukai”.
Saat ini, persaingan di babak final sedang berlangsung dengan meriah. Mari bersama-sama kita LIKE, SHARE dan berikan dukungan semangat kepada para pendengar peserta lomba ini.
Pendengar, pada pekan lalu, dalam email yang dikirimkan kepada kami, saudara Bambang dari Bandung bertanya:
“Saya tahu bahwa, sama seperti di Indonesia, masyarakat Vietnam sangat menggemari sepak bola. Saya ingin bertanya kepada VOV, olahraga apa saja yang saat ini paling digemari di Vietnam? Selain sepak bola, cabang olahraga apa yang biasa dilakukan oleh masyarakat Vietnam dalam kehidupan sehari-hari? Terima kasih!".
Kami mengucapkan terima kasih kepada saudara Bambang atas pertanyaannya. Seperti yang Anda sampaikan, sepak bola adalah cabang olahraga yang paling populer di Vietnam. Setiap kali tim nasional bertanding di turnamen-turnamen regional dan internasional, para penggemar di seluruh negeri akan menonton dan bersorak dengan penuh semangat. Sepak bola bukan sekadar olahraga terpopuler, tetapi telah menjadi kebanggaan dan inspirasi yang menyatukan masyarakat.
Selain sepak bola, beberapa olahraga lain juga menarik banyak peminat, seperti bulu tangkis, bola voli, bola basket, dan renang. Di samping itu, baru-baru ini, olahraga pickleball juga menjadi favorit banyak orang karena kombinasi sempurnanya, yaitu mudah dimainkan, biayanya terjangkau dan cocok untuk berbagai tingkat kebugaran.
Selama beberapa tahun terakhir, berbagai aktivitas olahraga untuk meningkatkan kebugaran seperti lari, bersepeda, gym dan yoga juga berkembang pesat. Banyak turnamen lari massal diadakan secara rutin dan menarik partisipasi banyak peserta. Masyarakat Vietnam juga gemar berolahraga di tempat umum. Pemandangan anak-anak muda hingga lansia yang berolahraga di sekitar Danau Hoan Kiem pada pagi hari atau sore tentu sudah tidak asing lagi bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Hanoi.
Bisa dilihat bahwa seiring dengan peningkatan kualitas hidup, masyarakat Vietnam semakin memperhatikan kesehatan fisik. Baik dengan menonton turnamen profesonal maupun berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan olahraga sehari-hari, olahraga kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Vietnam.
Sampai di sini, berakhir sudah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan Anda mengakses situs web: vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com atau melalui alamat pos: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam. Sampai jumpa lagi.
