Pada pekan lalu, kami menerima laporan pemantauan siaran radio dari Saudara Eddy Setiawan di Jakarta, Saudara Fachri di Pekanbaru, Saudara Rudy Hartono di Kalimantan Barat serta para pendengar lainnya di Indonesia. Laporan-laporan tersebut menunjukkan bahwa penerimaan gelombang siaran radio relatif stabil pada frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 44444 dan 54544.

Selain laporan-laporan pemantauan siaran dari para pendengar di Indonesia, kami juga menerima hasil pemantauan siaran radio dari pendengar kami di India, yaitu Saudara Bidhan Chandra Sanyal, Anand Najimuddin, dan Siddhartha Bhattacharjee .

Kami mengucapkan terima kasih atas laporan hasil pemantauan siaran yang telah Anda kirimkan, sehingga kami dapat mengetahui kualitas gelombang siaran di daerah Anda masing-masing. Apabila mengalami gangguan penerimaan siaran, Anda dapat mengakses situs web: http://vovworld.vn untuk membaca dan mendengarkan kembali program-program siaran kami.

Para pendengar yang budiman! Salah seorang pendengar yang sering mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran radio kepada kami, Saudara Bidhan Chandra Sanyal dari India, juga membagikan kesan dan penilaiannya terhadap semua isu yang dia dengarkan melalui program siaran maupun yang dibacakan di situs web kami. Pada pekan lalu, dalam email yang dikirimkan kepada kami, ia menyampaikan pandangannya tentang peran VOV dalam membuka berbagai perspektif unik dalam menyebarkan perdamaian di dunia:

VOV bukan hanya media komunikasi, tetapi juga suara yang kuat bagi perdamaian, keharmonisan, dan solidaritas internasional. Melalui berbagai program dalam 13 bahasa yang berbeda, VOV5 mengirimkan pesan perdamaian dan persahabatan kepada masyarakat di seluruh dunia. Ini merupakan media yang membina saling pengertian antarmanusia dari berbagai latar belakang budaya dan agama.”

Dalam email lainnya, ia menyampaikan kekagumannya terhadap Tim SAR Vietnam yang berpartisipasi dalam misi pertolongan bencana gempa bumi di Venezuela: “Tim penyelamat Vietnam yang dikerahkan ke Venezuela telah menunjukkan keterampilan luar biasa dalam menyelamatkan para korban yang hilang di bawah reruntuhan. Ini merupakan misi kemanusiaan luar negeri terbesar ketiga yang dilaksanakan Vietnam setelah di Turki pada 2023 dan Myanmar pada 2025. Melalui aksi ini, Vietnam telah membuktikan diri sebagai mitra yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan di kancah internasional. Sebagai pendengar setia VOV, saya bangga dan senang melihat peran aktif Vietnam tersebut.

Di samping itu, artikel yang bertema “Kampanye Lima Ratus Hari Siang Malam untuk Memperkuat Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Jasad Para Martir” yang diunggah di Fanpage VOV5 Indonesia juga mendapat perhatian luas dari para pendengar. Pada kolom komentar, para pendengar menyampaikan: “Semoga para Martir dan pejuang Vietnam yang telah berkorban demi bangsa dan negara mendapat tempat terbaik dan tenang di peristirahatan terakhirnya.” “Semoga kampanye ini mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga para pahlawan Vietnam dapat kembali ke kampung halaman dan ke tengah keluarga tercinta.”, “Sebuah kampanye yang sangat bermakna, sebagai wujud balas budi generasi penerus kepada mereka yang telah mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan dan kebebasan bangsa, demi perdamaian saat ini”.

Pada pekan lalu, melalui komentar yang dikirimkan kepada kami, Saudara Suryandi di Bogor (Indonesia), antara lain bertanya, provinsi mana di Vietnam yang paling banyak menanam pohon anggur? Saudara Suryadi yang budiman! Ninh Thuan – yang kini menjadi bagian Provinsi Khanh Hoa (pascapenggabungan) – merupakan wilayah pesisir di Trung Bo Selatan, yang sangat terkenal sebagai “ibu kota” penghasil anggur. Saat ini, Provinsi Khanh Hoa memiliki lahan perkebunan anggur seluas 1.300 hektare dengan total produksi mencapai 40.000 ton per tahun. Menurut rencana, hingga tahun 2030, provinsi ini ditargetkan memiliki sekitar 2.000 hektare perkebunan anggur dengan jumlah produksi mencapai 72.000 ton per tahun. Dari jumlah tersebut, pemerintah daerah akan mengalokasikan 300 hektare dengan hasil produksi 8.000 ton khusus, khusus untuk komoditas ekspor.

Saat ini, seiring dengan peningkatan produksi dan pengolahan anggur serta produk turunannya, beberapa wilayah di Provinsi Khanh Hoa mulai berinvestasi untuk mengembangkan perkebunan anggur sebagai destinasi wisata. Saat mengikuti tur di perkebunan anggur Khanh Hoa, para wisatawan dapat menikmati pemandangan kebun anggur yang berbuah lebat, sekaligus memetik dan mencicipi buah anggur segar secara langsung dari pohonnya. Selain itu, wisatawan juga dapat mempelajari proses penanaman dan perawatan anggur, melihat langsung proses pembuatan minuman anggur, serta menikmati beragam produk khas setempat seperti sirup, selai kismis dan sebagainya.

Waktu terbaik untuk mengikuti tur wisata perkebunan anggur di Provinsi Khanh Hoa adalah saat memasuki musim panen, yaitu sekitar bulan April dan Mei atau bulan Juli dan Agustus. Pada bulan-bulan inilah buah anggur dalam kondisi matang sempurna.

Sampai di sini, berakhirlah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan mengakses situs web: vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com. Anda juga dapat mengirimkan surat melalui alamat pos: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam.