Tepat pukul 12.15 waktu setempat pada 29 Juni, sebanyak 124 personel dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keamanan Publik Vietnam, bersama puluhan ton peralatan, sarana khusus, anjing pelacak, serta bantuan logistik untuk operasi pencarian dan penyelamatan serta bantuan kemanusiaan, telah tiba di Bandara Internasional Simon Bolivar di Kota Maiquetia, Venezuela, guna melaksanakan misi membantu penanganan dampak gempa bumi berkekuatan dahsyat yang melanda negara ini . Foto: Kementerian Keamanan Publik Vietnam.
Tanpa menghabiskan banyak waktu untuk beristirahat, setelah menata kesiapan dan menyesuaikan diri di lokasi, rombongan segera melakukan survei di kawasan Playa Grande, Distrik Catia La Mar, Negara Bagian La Guaira. Foto: Kementerian Keamanan Publik Vietnam.
Tak gentar menghadapi terik matahari atau hujan, siang dan malam, mereka berlomba melawan waktu untuk mencari korban di bangunan yang runtuh. Pada hari pertama pencarian, tim SAR Vietnam mengidentifikasi 13 lokasi yang diduga sebagai tempat korban mungkin ditemukan. Ke-13 jenazah tersebut kemudian ditemukan dari reruntuhan dan diserahkan kepada pihak berwenang Venezuela sesuai prosedur yang berlaku. Foto: Tim SAR Vietnam.
Tim SAR Vietnam menegaskan tidak akan menghentikan upaya mereka hingga seluruh kemungkinan pencarian telah dilakukan secara maksimal. Bagi mereka, setiap jenazah yang berhasil ditemukan bukan hanya merupakan wujud penyelesaian tugas, tetapi juga menjadi penghiburan dan sedikit mengurangi duka bagi keluarga para korban yang siang dan malam menantikan kabar di kampung halaman. Foto: Kementerian Keamanan Publik Vietnam.
Pada malam 3 Juli, di lokasi tempat tim Vietnam bertugas, Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez datang langsung untuk mengunjungi, memberikan semangat, dan menyerahkan surat penghargaan kepada rombongan Vietnam. Secara khusus, Presiden sementara Venezuela juga menganugerahkan Medali Jasa Pengabdian kepada tim anjing pelacak Vietnam atas prestasi luar biasa mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan serta penanganan dampak gempa bumi. Foto: Kementerian Pertahanan Vietnam.
Meskipun nilai bantuan material tidak terlalu besar, kehadiran dan dukungan yang diberikan secara tepat waktu oleh tim Vietnam telah menjadi sumber kekuatan yang besar bagi masyarakat Venezuela pada saat-saat paling sulit. Foto: Kementerian Keamanan Publik Vietnam.
Menurut data terbaru yang diumumkan oleh Ketua Parlemen Venezuela Jorge Rodriguez pada 9 Juli, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi ganda yang terjadi pada 24 Juni di Venezuela telah meningkat menjadi sedikitnya 3.811 orang. Selain itu, sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka dan 17.907 orang kehilangan tempat tinggal.
Selama hampir dua pekan melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan di kawasan Playa Grande, Tim SAR Vietnam berhasil menemukan, mengevakuasi dari reruntuhan, dan menyerahkan 57 jenazah korban kepada otoritas setempat.
Partai, Negara, dan rakyat Vietnam telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat senilai 300.000 dolar AS guna membantu Pemerintah dan rakyat Venezuela mengatasi dampak bencana serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di daerah-daerah yang terdampak.
