Sejak fajar belum menyingsing, warga desa nelayan Ngu My Thanh telah memulai aktivitas mereka mencari nafkah di Laguna Tam Giang. Pasar terapung mulai beroperasi setiap hari sekitar pukul 04.00 hingga 07.00 pagi.
Kehidupan yang telah melekat dengan penangkapan hasil perikanan selama beberapa generasi telah membentuk nilai-nilai budaya khas masyarakat yang tinggal di kawasan laguna dan rawa pesisir tersebut.
Berbagai jenis hasil perikanan segar seperti udang, kepiting, ikan, dan lainnya diperdagangkan langsung di atas permukaan air, menciptakan suasana yang ramai dan hidup, namun tetap mempertahankan kesederhanaan serta keaslian kehidupan masyarakat nelayan di Vietnam Tengah.
Di bawah sinar matahari pagi, Ngu My Thanh tampak tenang dan damai dengan deretan rumah di tepi laguna serta perahu-perahu yang berlabuh setelah pasar pagi usai.
Keindahan sederhana desa nelayan tersebut bagaikan sebuah jeda yang menenangkan di tengah hamparan luas Laguna Tam Giang.
Pada tanggal 6 Mei 2023, desa nelayan Ngu My Thanh secara resmi diakui sebagai destinasi wisata komunitas. Keputusan ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya desa nelayan di tepi laguna tersebut, tetapi juga secara bertahap memanfaatkan potensi pariwisatanya, berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja bagi banyak penduduk setempat.
Dengan lanskap alamnya yang harmonis, ekosistem laguna yang kaya, dan kehidupan budaya yang unik dari penduduk desa nelayan, Ngu My Thanh menjadi destinasi populer bagi wisatawan yang mengunjungi Kota Hue. Waktu ideal untuk menikmati pasar terapung dan menyaksikan matahari terbit di atas laguna yang luas adalah antara pukul 4:30 hingga 6:00 pagi.
Di destinasi wisata komunitas Ngu My Thanh, pengunjung dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bersama penduduk setempat, termasuk pengalaman berbasis air seperti mendayung perahu, papan selancar dayung, menebar jaring, memancing, dan memanen kerang... serta menikmati hasil bumi lokal langsung di laguna Tam Giang.
