“Berangkat, berangkat, demi membela tanah air,

Berangkat, berangkat, lebih baik mati dari pada mundur…”

Lirik lagu “Đoàn Vệ quốc quân” atau “Pasukan Pembela Tanah Air” ciptaan komponis Phan Huynh Dieu bergema seperti seruan semangat bagi kaum muda ketika negara berada dalam situasi kritis. Lagu yang pada awalnya berjudul “Đoàn Giải phóng quân” atau “Pasukan Pembebasan”, ini diciptakan pada tahun 1945. Melodinya yang tegas serta liriknya yang penuh semangat mencerminkan tekad membara untuk berjuang demi kemerdekaan dan kebebasan tanah air. Selanjutnya, mari kita dengarkan lagu “Đoàn Vệ quốc quân” yang akan dibawakan oleh grup vokal pria. Selamat mendengarkan.

Agar suatu bangsa bangkit dan merebut kembali kemerdekaannya, dibutuhkan kekuatan seluruh bangsa, semangat berjuang dan tekad yang pantang menyerah. Semangat itu tercermin dengan kuat dalam karya “Diệt phát xít” atau “Membasmi Fasisme” ciptaan komponis Nguyen Dinh Thi.

Jika “Đoàn Vệ quốc quân” menggambarkan sosok pejuang yang siap berangkat ke medan laga, maka “Diệt phát xít” membawa semangat zaman ketika setiap orang menyadari tanggung jawab mereka terhadap nasib bangsa. Dengan melodi yang dinamis dan tekad juang yang kuat, lagu dengan tema “Diệt phát xít” menjadi salah satu lagu ikonik dalam musik revolusioner Vietnam. Lagu ini bahkan digunakan sebagai lagu pembuka siaran Radio Suara Vietnam sejak didirikan (7 September 1945) hingga saat ini.

Dalam perjalanan sejarah, ada satu generasi yang senantiasa membawa cita-cita, tekad dan hasrat untuk mengabdikan diri kepada tanah air, yaitu kaum muda. Ketika negara membutuhkan, mereka siap berangkat, membawa keyakinan dan semangat untuk berjuang demi bangsa. Semangat tersebut terangkum sepenuhnya dalam lagu “Lên đàng” atau “ Mari Berangkat Berjuang’, ciptaan dua komponis Luu Huu Phuoc dan Huynh Van Tieng. Dengan melodi yang megah, tegas, dan penuh dorongan semangat, lagu ini telah menjadi salah satu lagu yang familiar dan melekat erat di hati banyak generasi muda Vietnam.

Para pendengar yang budiman, terima kasih telah menemani kami menyusuri kembali melodi-melodi monumental dari sebuah musim gugur bersejarah Vietnam. Sampai jumpa lagi dalama acara-acara berikutnya. Salam musik!