(VOVWORLD) - Selama 80 tahun seiring sejalan dengan bangsa, Radio Suara Vietnam (VOV) bukan hanya menjadi saksi sejarah, tetapi kini juga sedang menghadapi satu perjalanan baru, ketika radio memasuki era digital dengan pola pikir modern, teknologi canggih, dan tuntutan pendengar yang semakin tinggi. Bukan sekadar transformasi teknis, perubahan di VOV juga merupakan perubahan menyeluruh, mulai dari pola pikir kepemimpinan hingga metode produksi, dari fondasi teknologi hingga penentuan konten.
Para pendengar baru saja kita bersama-sama mendengarkan cuplikan lagu tentang Radio Suara Vietnam yang diciptakan oleh AI. Dalam era digital saat ini, radio semakin hari semakin modern, bergerak tanpa henti dan lebih berkelanjutan berkat dukungan teknologi digital, salah satunya adalah AI. Memasuki era baru, era digital, VOV tetap dengan suara yang sama, namun tampil dengan cara baru, pola pikir baru, serta memenuhi tuntutan baru dari para pendengar modern. Bagi VOV, ini adalah satu langkah transformasi besar, tidak hanya dalam bidang teknologi, tetapi juga dalam pola pikir, cara kerja, dan cara pendekatan kepada pendengar. Dari sebuah media tradisional, radio kini berkembang menjadi sebuah platform yang cerdas, fleksibel, modern, dan menyatu dengan ritme kehidupan digital, dan para penyiar dan kru radio di VOV menyebutnya sebagai “Radio dalam era kebangkitan”.
Podcast "Didirikan pada tahun 1945: Penyiaran di era digital" (Foto: VOV2) |
Bapak Nguyen Nang Khang, Wakil Direktur Pusat Produksi dan Penyimpanan Program Siaran, VOV, memberitahukan bahwa proses digitalisasi di VOV sudah dimulai sejak cukup lama.
“Sejak tahun 2004, kami telah memproduksi dan mentransfer seluruh program siaran radio melalui sistem jaringan komputer. Hingga kini, 100% tahapan produksi telah dilakukan dalam lingkungan digital. Upaya yang terus kami lakukan adalah melakukan transformasi dalam manajemen dan metode operasional, sekaligus menghadirkan program-program siaran radio di berbagai platform baru seperti internet, media sosial, dan perangkat seluler.
Salah satu langkah maju penting dari VOV adalah digitalisasi khazanah dokumen sejarah yang mencakup ratusan ribu jam rekaman audio yang berharga. Pekerjaan ini tentu tidak sederhana. Ibu Vu Quynh Hoa, staf entri data dan digitalisasi file audio di Pusat Produksi dan Penyimpanan Program Siaran, VOV, mengatakan:
“Khazanah dokumen VOV memiliki sejumlah pita rekaman yang saat dilakukan proses digitalisasi berada dalam kondisi usang atau rusak. Kami harus melakukan penanganan fisik sesuai prosedur teknis tertentu.
Seiring dengan transformasi digital dan peningkatan penerapan teknologi, VOV telah melakukan restrukturisasi menyeluruh dalam seluruh aktivitas produksi konten. Studio-studio siaran saat ini tidak lagi menjadi ruang tertutup, melainkan telah menjadi pusat konvergensi multimedia. Wakil Direktur Jenderal VOV, Vu Hai Quang, menegaskan:
“Di ruang siaran, para reporter kini dapat sekaligus merekam audio, merekam video, dan menayangkan siaran langsung, baik melalui gelombang radio tradisional maupun lewat YouTube, Facebook, atau berbagai aplikasi media sosial. Dengan cara ini, satu acara berita kini dapat menjangkau jutaan pendengar dan penonton hanya dalam beberapa menit, dan setelah itu masih bisa didengarkan kembali di mana saja, kapan saja.
Wakil Dirjen VOV, Vu Hai Quang (Foto: VOV2) |
Perubahan teknologi juga membawa tuntutan baru bagi para jurnalis radio. Mereka tidak lagi sekadar duduk di balik mikrofon, melainkan menjadi jurnalis multitalenta yang bercerita melalui audio, gambar, sekaligus memanfaatkan data pengguna. Jurnalis Hang Nga, Kepala Bagian Berita, Departemen Berita (VOV1), berbagi pendapat:
“Ketika melakukan transformasi digital terhadap radio, kami harus benar-benar menghadirkan apa yang ingin didengar oleh publik, menceritakan kisah-kisah yang menarik bagi mereka. Tidak lagi berhenti pada suara yang mengesankan di gelombang radio seperti dulu, tetapi kami juga harus menambahkan unsur-unsur lain agar pendengar tetap bertahan dan terus mendengar".
Perubahan teknologi menetapkan tuntutan baru bagi barisan jurnalis radio (Foto: VOV) |
Seiring dengan transformasi dalam konten dan sumber daya manusia, platform teknis juga menjadi pilar penting agar radio dapat terus berkembang di lingkungan baru. Menurut Doktor Vu Hai Quang, Wakil Direktur Jenderal VOV, infrastruktur teknis saat ini tidak hanya melayani siaran radio tradisional saja, tetapi juga harus cukup fleksibel untuk menyiarkan di berbagai platform.
“Siaran radio tradisional hanya membutuhkan kualitas audio yang baik dan jalur transmisi yang stabil. Namun, ketika kami melakukan siaran langsung, menayangkan video di YouTube, mengedit konten untuk TikTok atau membuat klip di media sosial, sistem harus mampu memproses dengan cepat audio, video, grafis dan data pengguna. Hal ini menuntut proses pengolahan yang benar-benar cepat dan tanpa kesalahan, karena hanya terlambat satu detik atau satu menit saja, publik bisa langsung beralih dan tidak lagi mengikuti.
Penugasan dari Pemerintah kepada Radio Suara Vietnam untuk membangun platform radio digital nasional merupakan bukti nyata peran VOV sebagai salah satu pilar ekosistem media modern. Dalam wajah baru nya sekalipun, radio tetap menjalankan misinya menjadi suara kepercayaan, konektivitas dan senantiasa berjalan seiring dengan bangsa di setiap waktu.