Pada hari pertama sekolah, Dam Nong Quynh Chi, siswi kelas 7, tampak antusias menyusuri deretan ruang kelas yang aroma cat barunya masih tercium. Ruang kelasnya luas, meja dan kursi tertata rapi, serta dilengkapi televisi dan proyektor. Namun, kegembiraan Chi bercampur dengan sedikit rasa gugup karena di tahun ajaran ini, untuk pertama kalinya ia harus tinggal di asrama dan hidup jauh dari orang tua: “Saya sangat senang bisa belajar di sekolah yang lebih luas dan lebih lengkap. Menurut saya, kondisi di lingkungan baru ini sangat kondusif. Hal itu menjadi motivasi bagi saya untuk belajar lebih giat”.
Bagi Nong Lam Vinh, siswa kelas 9, hal yang paling mengesankan adalah ruang komputer yang luas dan dilengkapi sistem komputer baru. Fasilitas tersebut membantu dia dan teman-temannya berlatih, mengakses teknologi, serta mempelajari berbagai materi pendidikan STEM.
“Pada hari pertama tahun ajaran baru, saya bisa belajar, bermain, dan mencoba banyak hal baru. Saya tahu bahwa ruang kelas kami kini dilengkapi televisi, sementara ruang komputer ada komputer-komputer baru. Banyaknya fasilitas baru ini membuat saya bisa belajar dalam kondisi yang jauh lebih baik”.
Kegembiraan para siswa turut memberikan rasa tenang bagi para orang tua di kecamatan perbatasan Tra Linh. Bagi Nong Thi Ngan, warga Dusun Hung Quoc 2, selain ikut gembira, ia juga sangat memperhatikan kenyamanan makan, tempat tinggal, proses belajar, serta kemampuan anaknya dalam beradaptasi di lingkungan baru:“Kami merasa tenang melepas anak-anak bersekolah di sini karena mereka mendapatkan kondisi belajar yang sebaik dan seefektif mungkin. Atas terwujudnya sekolah ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh lembaga, instansi, berbagai pihak serta masyarakat yang selalu memberikan dukungan, bantuan, dan dorongan, baik secara moral maupun material”.
Foto: Duy Thai/VOV
Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Berasrama Tra Linh mulai dibangun pada awal 2026 dengan total investasi lebih dari 250 miliar VND, atau hampir 10 juta dolar AS. Sekolah ini dirancang memiliki 31 ruang kelas dengan kapasitas 1.165 siswa, serta dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain ruang belajar, ruang pimpinan dan administrasi sekolah, asrama, rumah dinas, dapur, hingga fasilitas kegiatan harian.
Sebuah sekolah baru hanya dapat memberikan manfaat maksimal apabila seluruh kegiatan belajar-mengajar dan kehidupan di asrama berjalan aman serta stabil. Oleh karena itu, pihak sekolah harus siap mengoptimalkan tenaga pendidik dan staf, mengatur kelas, mengawasi siswa di luar jam pelajaran, mengoperasikan dapur dan layanan makan, menyediakan pelayanan kesehatan, hingga menjamin keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah. Kepala Sekolah SD dan SMP Berasrama Tra Linh, Nong Thi Thuy, mengatakan:“Para siswa sangat bersemangat dan gembira. Para orang tua juga pun menyambut hangat hadirnya fasilitas sekolah yang lebih lengkap dan modern ini, dengan harapan tahun ajaran baru membawa prestasi-prestasi baru. Semangat yang sama juga dirasakan para guru. Lewat perhatian dan dukungan dari Partai dan Negara, serta pemerintah dan instansi di berbagai tingkatan, kami makin termotivasi untuk berlomba meningkatkan kualitas pengajaran demi meraih hasil yang lebih baik di tahun ajaran baru ini”.
Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tra Linh ini merupakan proyek pertama yang resmi beroperasi dari total 11 sekolah berasrama lintas jenjang tahap awal di Provinsi Cao Bang. Hari esok di Tra Linh tidak hanya diawali oleh hadirnya ruang-ruang kelas dan bangunan baru, tetapi juga bertambahnya waktu belajar bagi anak-anak di wilayah perbatasan, makin dekatnya jarak tempuh ke sekolah, serta perhatian dan perawatan yang lebih baik dalam lingkungan yang aman.
