Mengatasi Kesulitan – Pak Guru Vietnam Mengajarkan Bahasa Ibu di Negeri Seribu Gajah

(VOVWORLD) - Setelah 10 tahun bekerja jauh dari kampung halaman, pak guru Truong Van Phuong masih berupaya mengajar bahasa ibu kepada komunitas warga Vietnam yang tinggal di negeri Trieu Voi (artinya jutaan gajah), untuk membantu mereka tidak melupakan asal-usulnya. Hingga kini, ada tidak sedikit pelajar dari pak guru Phuong yang telah bisa mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis bahasa Vietnam secara fasih.

Ketika baru lulus dari Universitas Phu Xuan (Kota Hue) pada tahun 2011, pak guru Truong Van Phuong mendapat informasi bahwa Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Quang Binh sedang merekrut guru bahasa Vietnam yang akan dikirim ke Laos untuk mengajar komunitas warga Vietnam yang tinggal di negeri ini, pak guru Phuong tidak ragu-ragu mendaftar nama untuk berpartisipasinya.

Mengatasi Kesulitan – Pak Guru Vietnam Mengajarkan Bahasa Ibu di Negeri Seribu Gajah - ảnh 1Pak guru Phuong

Diketahui bahwa ketika mengajar di Laos akan ada banyak kesulitan, tetapi dengan daya muda dan dorongan semangat dari keluarga, pak guru Phuong dengan hati yang mantap ke Laos untuk bekerja. Guru Phuong dilimpahkan tugas untuk mengajar di SD Thong Nhat (Kotamadya Tha Khet, Provinsi Kham Muon) – satu sekolah untuk komunitas warga Vietnam yang tinggal di Laos.

Pada tahun 2011, saya lulus. Saat itu, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Quang Binh mengumumkan perekrutan guru, saya telah mengajukan dokumen dan telah dipilih. Ketika tiba di sini, para pelajar menyambut kami seperti seorang sanak keluarga sendiri. Hal ini membantu saya  melihat perasaan yang dekat dari warga Laos, sehingga saya lebih berupaya untuk mengajar.

Mengatasi Kesulitan – Pak Guru Vietnam Mengajarkan Bahasa Ibu di Negeri Seribu Gajah - ảnh 2Para pelajar kelas bahasa Vietnam

Untuk mengatasi kesulitan pada masa pengajaran awal, sebelum masuk kelas, pak guru Phuong sering belajar pengalaman para guru yang telah bekerja untuk waktu lama tentang mengajar, masalah-masalah yang perlu dipersoalkan kepada pelajar, bagaimana cara mempersoalkannya dalam bahasa Laos, kemudian mencatatnya untuk melakukan pembahasan dengan pelajar. Pak guru Truong Van Phuong mengatakan:

Melalui waktu mengajar di sini, saya melihat bahwa para pelajar di sini semuanya adalah generasi keempat dan kelima, jadi akar bahasa Vietnam mereka tidak begitu baik. Kesulitan awal yang saya hadapi ialah saya tidak  bisa berbahasa Laos, ada perbedaan bahasa sehingga ada banyak rintangan dalam pengajaran. Tetapi kesulitan-kesulitan tersebut mulai diatasi sejak tahun kedua, ketika kami juga mulai belajar bahasa Laos, berkomunikasi dengan pelajar dalam bahasa setempat. Ketika sudah bisa berkomunikasi dalam bahasa Laos, kami bisa menyampaikan isi pelajaran kepada para pelajar secara lebih baik”.

Sekarang masih belum ada satu program, atau buku pelajaran konkret tentang bahasa Vietnam yang diajarkan di sekolah-sekolah pendidikan umum Laos. Program yang diajarkan kepada para pelajar di sini diambil dari buku pelajaran yang diterapkan di Vietnam, maka dalam proses pengajaran, kami harus menyelipkan foto dan suara agar para pelajar lebih mudah mengerti.

Ketika berbagi tentang aktivitas pengajaran bahasa Vietnam yang dijakankan para guru  kepada anak-anak perantau Vietnam yang tengah tinggal di sini, Pham Van Kinh, Ketua Asosiasi Warga Vietnam di Provinsi Kham Muon, memberitahukan:

Saya sangat gembira ketika ada sekolahan yang mengajar bahasa Vietnam kepada anak-anak perantau Vietnam di Provinsi Kham Muon, membantu mereka menlestarikan bahasa Vietnam dan juga tidak harus pergi ke sekolah jauh. Orang-orang Vietnam di sini biasanya adalah para pedagang, jadi tidak bisa mengajar bahasa Vietnam secara permanen kepada anak-anak mereka.

Asosiasi Orang  Vietnam di sini memiliki keprihatinan tentang bahasa ibu anak-anak, anak-anak belajar bahasa Vietnam di SD, sedangkan ketika belajar di SMP di Laos, mereka bisa melupakan bahasa Vietnam. Oleh karena itu Asosiasi mengajukan orientasi untuk membangun sekolahan SMP dengan maksud  bisa terus memasukkan bahasa Vietnam ke dalam program pengajaran.

Para guru yang sedang mengajar di SD Thong Nhat sedang bekerja keras untuk membawa bahasa Vietnam menerobos perbatasan, menyebarluaskan lebih banyak di Laos, dan akan terus berkaitan dengan pengajaran guna melestarikan kebudayaan, bahasa Vietnam untuk anak-anak warga Vietnam, membantu mereka lebih mengerti tentang asal-usulnya.

Komentar

Yang lain