(VOVWORLD) - Satu dekade yang lalu, pada tahun 2014, Thailand meluncurkan sebuah penghargaan yang bernilai tidak hanya untuk memuliakan para guru teladan saja, tetapi juga berperan dalam menghubungkan dan menyebarkan nilai-nilai pendidikan luhur di seluruh kawasan. Penghargaan tersebut adalah Penghargaan Putri Maha Chakri (PMCA), yang diberikan untuk merayakan Hari ulang tahun ke-60 Putri Maha Chakri Sirindhorn pada tahun 2015. Dalam acara hari ini, kita akan bersama-sama melihat kembali perjalanan 10 tahun penghargaan ini.
Para guru Vietnam yang memenangkan Penghargaan PMCA. Foto: Kedubes Thailand di Vietnam |
Penghargaan PMCA diluncurkan dengan tujuan untuk menciptakan sebuah penghargaan internasional bagi guru. Awalnya, penghargaan ini diberikan kepada para guru dari 10 negara anggota ASEAN, dan Timor Leste, meskipun belum menjadi anggota resmi ASEAN, sebagai perwujudan semangat integrasi di kawasan. Doktor Krissanapong Kirtikara, Ketua Dana PMCA, mengatakan:
Penghargaan ini bertujuan untuk memuliakan para guru yang membantu anak-anak belajar dan menjadi orang sukses, sekaligus berkontribusi untuk masyarakat. Misalnya, seorang guru pemenang penghargaan PMCA dari Filipina yang telah membantu memperbaiki dan membangun 20 rumah untuk kaum miskin, dan menargetkan pembangunan 300 rumah lagi.
Para guru yang telah menerima penghargaan akan berpeluang untuk berpartisipasi dalam program-program kemitraan sekolah lintas negara, seperti sekolah dari seorang guru pemenang penghargaan di Provinsi Lao Cai (Vietnam) yang bekerja sama dengan salah satu sekolah di Malaysia; sedangkan Sekolah Mueang Surin di provinsi Surin (Thailand) menjalin hubungan dengan sekolah-sekolah di Kamboja.... Ibu guru Ha Anh Phuong, guru pemenang penghargaan PMCA tahun 2021, yang dikenal karena membawa dunia digital ke sekolah pegunungan Huong Can, Provinsi Phu Tho, berkata:
Kehadiran dan bantuan dari organisasi-organisasi internasional seperti Dana Penghargaan Putri Thailand memainkan peranan yang sangat penting dalam memotivasi dan mendorong kreativitas para guru. Dana ini juga menciptakan jaringan koneksi yang luas, membantu para guru belajar pengalaman dari negara-negara lain, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan gagasan-gagasan sosial dengan cara yang lebih berkelanjutan dan praktis.
Ibu guru Ha Anh Phuong. Foto: Kedubes Thailand di Vietnam |
Dana PMCA juga secara proaktif menghubungkan untuk membantu para guru mendapatkan pengaruh yang lebih besar, menjadi sumber daya penting dalam membangun program pengajaran di negara masing-masing. Beberapa guru bahkan diundang menjadi pembicara internasional untuk berbagi tentang pendidikan di forum PMCA di Thailand. Bapak guru Nguyen Manh Hung, Wakil Kepala Sekolah SMA untuk Anak Berbakat Hoang Van Thu, (Provinsi Hoa Binh, sekarang Provinsi Phu Tho) - pemenang penghargaan PMCA tahun 2023, berbagi:
Pada tahun lalu, saya juga membawa sebagian pelajaran ttg keterampilan bertahan hidup ke Thailand, dan mengemasnya menjadi permainan yang menyenangkan dan bermakna, teman-teman Thailand sangat mengapresiasinya. Saya melihat bahwa pelajar masa kini belajar dengan sangat baik, tetapi masih lemah dalam keterampilan untuk bertahap hidup, menghadapi kesulitan, dan bencana alam.
Bapak guru Nguyen Manh Hung. Foto: Kedubes Thailand di Vietnam |
Setelah 10 tahun, penghargaan tersebut telah diperluas ke Bhutan, Bangladesh, dan Mongolia, sehingga jumlah total negara peserta menjadi 14. Dalam konteks globalisasi yang terus berkembang, PMCA menargetkan untuk meningkatkan "mobilitas" dari guru dan pelajar melalui perkemahan musim panas. Ke depan, PMCA berupaya membentuk Akademi Guru PMCA, sebagai wadah pendidikan tanpa batas, yang mengarah pada masa depan pendidikan yang komprehensif dan terintegrasi di kawasan.