Proyek Samakhi- Musik yang Mengaitkan Kaum Muda Vietnam-Laos

(VOVWORLD) -  Setelah 3 tahun dirilis dengan lebih dari 2,1 juta views, video musik (MV) "Gadis Vientiane", ciptaan Bui Tuan Ngoc, penyanyi sekaligus musisi pria muda yang lahir pada tahun 2000 sebagai hadiah bagi kalangan muda Vietnam dan Laos  sampai kini tetap masih diingat oleh banyak anak muda . 

Untuk terus menjadikan musik sebagai jembatan penghubung antargenerasi muda kedua negara, Bui Tuan Ngoc terus menciptakan sejumlah lagu dan MV "nasional" untuk kalangan muda pada tahun 2023 - 2024, untuk semakin mempererat hubungan istimewa antara Vietnam - Laos, melalui proyek musik yang bernama "Samakhi" (Persahabatan).

Proyek Samakhi- Musik yang Mengaitkan Kaum Muda Vietnam-Laos - ảnh 1Penyanyi, Musisi Bui Tuan Ngoc 

Bertemu kembali dengan Bui Tuan Ngoc di pagi hari pada musim gugur di Kota Hanoi, masih dengan rambut mengapung dari sang penyanyi muda, tetap dengan  suara hangat seperti dulu, namun pemikirannya tampak jauh lebih matang dibandingkan dengan 3 tahun yang lalu, saat dia sebagai mahasiswa di Universitas Seni-Budaya Tentara. Sekarang ini, Bui Tuan Ngoc adalah Sekretaris Liga Pemuda Teater Musik dan Tari Tentara, Direktorat Jenderal Politik, Kementerian Pertahanan Vietnam. Bui Tuan Ngoc berbagi: tanggung jawab pemuda Vietnam ialah  memberikan dedikasi dan menyebarkan suara, lagu dan tarian untuk mempererat perasaan antara militer dan rakyat serta persahabatan istimewa antara Vietnam dan Laos.

“Ketika saya ke Laos untuk melakukan silahturahmi,  pertunjukan  dan pertemuan dengan para pemuda, banyak diantara mereka mengetahui lagu “Gadis Vientiane” dan banyak orang berharap agar saya akan mencipta lebih banyak lagu tentang kecintaan Vietnam - Laos. Kalau di lagu “Gadis Vientiane”, orang mendengar kalimat "Sabaidee" yang artinya halo, tapi aku kata "Samakhi" lebih ditekankan dengan artinya solidaritas dan keterkaitan untuk menyebarkan persahabatan secara lebih luas lagi.”

Dalam proyek musik "Samakhi", Bui Tuan Ngoc mencipta lagu-lagu untuk kaum muda dengan musik yang bersemangat, isi sederhana, mudah dihafal, menyosialisasikan budaya kepada kalangan muda sekarang ini. Proyek musik "Samakhi", direncanakan akan ditampilkan oleh para penyanyi muda yang banyak dicintai penggemar dua negeri. Di antaranya, ada Phoumphithat Oupaseuth, warga Laos yang tinggal dan bekerja di Vietnam. Dia memiliki kanal Youtube yang bernama “Xom Lao TV” yang memperkenalkan budaya dan kuliner. Dia bersama dengan Bui Tuan Ngoc membangun ide pembuatan video musik baru. Lagu-lagu dalam MV "Samakhi" direncanakan akan diluncurkan kepada penonton pada akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024. Phoumphithat mengatakan:

“Saya dan Ngoc mempunyai ide untuk bersama-sama memproduksi MV dengan gaya baru, musik untuk anak muda, namun tetap mempertahankan sifat persahabatan istimewa antara Laos dan Vietnam, dan Ngoc juga sangat tertarik dengan ide itu. Jika ide ini terlaksana, ini akan menjadi sebuah langkah maju baru dalam lagu-lagu yang ditulis tentang hubungan Laos-Vietnam. .”

Proyek Samakhi- Musik yang Mengaitkan Kaum Muda Vietnam-Laos - ảnh 2Phoumphithat Oupaseuth pemilik channel youtube “Xom Lao TV”

Lagu-lagu terkenal Vietnam-Lao yang sering digunakan dalam acara-acara silaturahmi selama bertahun-tahun ini pada pokoknya ditulis dan dibawakan oleh generasi dahulu. Bagi generasi muda saat ini, selera musik telah berubah. Oleh karena itu, proyek video musik "Samackhi" dengan lagu-lagu yang melodinya ceria dan bermakna, bisa dinyanyikan kapan saja, dipadukan dengan kata-kata yang mengungkapkan hubungan istimewa antara Vietnam dan Laos akan membantu kaum muda dengan mudah mendekatinya. Pada waktu mendatang, generasi muda akan menjadi penerus dan penjaga solidaritas dan persahabatan antara rakyat dua negeri Vietnam-Laos./.

Komentar

Yang lain