Kabupaten Quan Ba ​​​​mengembangkan peranan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana alam

(VOVWORLD) - Kabupaten Quan Ba, Provinsi Ha Giang, Vietnam Utara, merupakan salah satu daerah yang menggelar program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis masyarakat yang didukung oleh organisasi ActionAid International di Vietnam sejak tahun 2007 hingga sekarang (17 tahun). Melalui Program ini, masyarakat  daerah setempat telah mengembangkan sikap proaktif dalam membuat rencana untuk menghadapi dan mencegah bencana alam, melalui itu, turut mengurangi risiko bencana alam di desa-desa di kabupaten tersebut.

Quan Ba merupakan kabupaten perbatasan yang terletak di bagian utara Provinsi Ha Giang, meliputi duabelas kecamatan, satu kotamadya dengan seratus tujuh desa dan dukuh. Setiap tahun, kabupaten ini sering menghadapi bencana alam, seperti: hujan es, badai petir, banjir, tanah longsor, cuaca super dingin, cuaca dingin ekstrem..., yang menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat dan menyebabkan kerugian terhadap manusia dan harta benda. Sejak tahun 2007 hingga saat ini, sejumlah daerah di kabupaten ini telah dipilih oleh ActionAid International di Vietnam untuk menggelar Program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis masyarakat, berfokus pada 3 isi: persiapan, respons dan pemulihan. Ibu Hoang Phuong Thao, Kepala Perwakilan ActionAid International di Vietnam, mengatakan: 

“Untuk program-program respon, kami memfokuskan penyiapan kapasitas untuk masyarakat, kami melakukan kegiatan-kegiatan yang beragam, memberikan dukungan material, dukungan informasi, dan dukungan peningkatan kapasitas. Hal ini bergantung pada bencana alam apa yang terjadi pada setiap tahun. Sebelum menerapkan pola-pola, kita harus mengadakan pertemuan dan meminta pendapat masyarakat. Harus mendapat konsensus dari semua orang ,maka kami baru menerapkannya. Ini adalah prioritas kami.”

Kabupaten Quan Ba ​​​​mengembangkan peranan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana alam - ảnh 1Jembatan pencegah banjir Ban Thang (Foto: Duc Anh / VOV5)

Selama proses pelaksanaan Program, daerah tersebut memprioritaskan pelaksanaan latihan tentang pencegahan dan penanggulangan bencana alam di masyarakat dan sekolah, melakukan komunikasi di masyarakat tentang pencegahan bencana alam dan menghadapi perubahan iklim di SMP dan SMA, turut meningkatkan inisiatif masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam.

Sejak melaksanakan Program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis komunitas hingga saat ini, semua kecamatan di Kabupaten Quan Ba telah menyelesaikan pembentukan badan pengarah urusan respons terhadap bencana alam, membuat rencana pencegahan dan penanggulangan bencana yang sistematis, secara permanen mengupdate situasi ramalan cuaca, hujan es, banjir bandang, dan sebagainya... sehingga masyarakat dapat secara proaktif melindungi rumah dan ternaknya. Bapak Do Quang Dung, Wakil Ketua Komite Rakyat Kabupaten Quan Ba, mengatakan:

“Saat ini, kabupaten Quan Ba telah membentuk Tim SAR yang beranggotakan 80 orang; tim perintis pencegahan bencana alam, pencarian dan pertolongan di tingkat kecamatan dengan 20 orang atau lebih. Kabupaten ini memiliki 107 desa dan dukuh, dan di semua desa ada tim perintis. Inilah kekuatan pemuda dan milisia yang ikut melaksanakan tugas-tugas ini.”

Kabupaten Quan Ba ​​​​mengembangkan peranan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana alam - ảnh 2Proyek sistem penerangan tenaga surya berkontribusi untuk meningkatkan tanggung jawab masyarakat dan pemerintahan lokal dalam mengambil tindakan untuk melindungi lingkungan dan meminimalkan penyebab perubahan iklim. (Foto: Duc Anh/VOV5)

Menurut statistik, dari tahun 2016 hingga 2023, Program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis masyarakat telah mendukung dan menyebar ke lebih dari 40.000 orang, di antaranya ada 11.152 orang anak berusia 6 hingga 14 tahun. Jembatan pencegah banjir Ban Thang (Dukuh Ban Thang) dan sistem lampu tenaga surya (di Desa Suoi Vui) adalah dua dari banyak proyek dalam Program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis masyarakat yang telah mengembangkan efektivitas di Kecamatan Tung Vai, Kabupaten Quan Ba. Then Thi Nguyen, anggota Liga pemuda komunis Ho Chi Minh dari Desa Ban Thang, mengatakan: 

 “Jembatan Ban Thang dibangun pada tahun 2022, panjangnya 9 meter, lebarnya 2,5 meter. Proses pembangunan jembatan ini memakan waktu sekitar 2 bulan. Semua bahan  pembangunan didukung oleh Proyek tersebut. Dulu,  pada musim hujan atau hujan lebat yang berkepanjangan, biasanya terjadi banjir bandang, sehingga warga terisolasi sepenuhnya. Khususnya, untuk anak-anak, setiap musim banjir, kebanyakan dari mereka tidak bisa bersekolah dan harus tinggal di rumah. Sejak ada jembatan ini, jalan ke sekolah untuk anak-anak setempat lebih aman. Bagi masyarakat, mereka dapat bepergian dengan lebih nyaman, berdagang dengan lebih mudah, dan menjamin keamanan masyarakat pada musim hujan dan banjir.”

Berkat bimbingan yang tepat waktu dari pemerintahan di semua tingkat serta dukungan efektif dari Program pencegahan dan penanggulangan bencana alam berbasis masyarakat ActionAid International di Vietnam, selama ini, di Kabupaten Quan Ba, tidak terjadi kerugian yang berat terhadap manusia dan harta benda meskipun daerah tersebut menderita berbagai jenis bencana alam. Program ini telah menciptakan kondisi  baik bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan sikap inisiatif dalam mencegah dan menanggulangi bencana alam, dari situ turut mengurangi risiko bencana alam./.

 

Komentar

Yang lain