Provinsi Ba Ria - Vung Tau Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Tenaga Kerja, Memenuhi Kebutuhan 4.0

(VOVWORLD) -   Provinsi Ba Ria - Vung Tau terletak di kawasan ekonomi titik berat di Vietnam Selatan, dengan  sejumlah industri ekonomi andalan, seperti petrokimia, logistik, listrik, bahan kimia, dan pelabuhan. Untuk melayani pembangunan ekonomi dan menarik investor, usaha  meningkatkan kualitas sumber daya tenaga kerja, terutama tenaga kerja berkualitas tinggi, merupakan tugas penting provinsi. 
Provinsi Ba Ria - Vung Tau Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Tenaga Kerja, Memenuhi Kebutuhan 4.0  - ảnh 1Tenaga kerja berkualitas tinggi di Proyek Petrokimia Long Son, Provinsi Ba Ria - Vung Tau  (Foto: Gia Khang)

Provinsi Ba Ria - Vung Tau saat ini memiliki lebih dari 575.000 pekerja yang bekerja di berbagai badan usaha, zona industri, dan lain-lain. Di antaranya, pekerja di sektor industri menyumbang lebih dari 37 persen, pertanian 20,5persen, jasa lebih dari 42,4 persen. Persentase pekerja terlatih menyumbang 80,8 persen; 33,8% pekerja terlatih dengan ijazah dan sertifikat pada dasarnya memenuhi kebutuhan rekrut badan usaha saat ini. Produktivitas kerja di provinsi ini juga termasuk golongan yang tinggi di seluruh negeri. Bapak Tran Quoc Khanh, Kepala DinasTenaga Kerja, Prajurit Penyandang Disabilitas dan Sosial, mengatakan:

“Kualitas sumber daya manusia juga tinggi, dan perserntase pekerja terlatih tinggi dibandingkan seluruh negeri, pada dasarnya memenuhi kebutuhan badan usaha di daerah. Adanya  hasil ini karena para pemimpin provinsi telah mengeluarkan  proyek agar hingga tahun 2025 mencapai 35 persen pekerja yang memiliki ijazah dan sertifikat dan pada tahun 2030 akan menjadi 43 persen.”

Namun, diperkirakan di masa mendatang, kebutuhan perekrutan badan usaha di Ba Ria - Vung Tau akan meningkat tinggi,  terutama bagi badan usaha yang menggunakan tenaga kerja berkualitas tinggi, seperti: petrokimia, manufaktur, teknologi informasi, otomasi, dan sebagainya. Saat itu, sumber tenaga kerja yang ada saat ini tidak akan mampu memenuhi kebutuhan badan usaha. Pada awal November lalu, Dewan Rakyat Provinsi Ba Ria – Vung Tau mengesahkan resolusi menyesuaikan perancangan provinsi periode 2021-2030 dengan orientasi hingga tahun 2050. Oleh karena itu, hingga tahun 2030, seluruh provinsi akan memiliki 24 zona industri dan zona industri - perkotaan - jasa. Dengan demikian, zona-zona industri di Provinsi Ba Ria -  Vung Tau akan memprioritaskan menarik proyek-proyek besar, industri yang menerapkan teknologi maju dan modern, fokus menarik  industri  penunjang, dan membentuk berbagai pusat logistik. Oleh karena itu, provinsi ini memerlukan kekuatan sejumlah besar pekerja, pekerja yang berketerampilan tinggi, dan pekerja terlatih.

Provinsi Ba Ria - Vung Tau Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Tenaga Kerja, Memenuhi Kebutuhan 4.0  - ảnh 2Untuk menjadi pusat ekonomi kelautan nasional, Provinsi Ba Ria - Vung Tau memerlukan kekuatan tenaga kerja yang berkualitas tinggi  (Foto: Gia Khang)

 

Menyiapkan sumber daya tenaga kerja yang berkualitas tinggi untuk melayani kebutuhan pembangunan ekonomi  cabang Tenaga Kerja, Prajurit Penyandang Disabilitas dan  Sosial provinsi tersebut telah mengarahkan lembaga-lembaga pendidikan kejuruan  memperbarui program pelatihan untuk memenuhi perekrutan badan usaha, membarui pengetahuan dan keterampilan baru sesuai perkembangan teknis teknologi modern, meningkatkan waktu belajar bahasa Inggris dan teknologi informasi,  memasukan teknik lunak ke dalam program pelatihan siswa. Memesan lembaga pendidikan kejuruan untuk lebih dari 4 ribu mahasiswa dan pelajar dalam pekerjaan yang berkualifikasi tinggi, menengah, dan dasar untuk menyediakan sumber daya manusia untuk instansi-instansi ekonomi titik berat provinsi ini. Ibu Nguyen Thi Hoai Phuong - Rektor Universitas Ba Ria – Vung Tau, berbagi:

“Selama setahun terakhir, terutama setelah Pandemi COVID - 19, sekolah melihat akan berkembang sesuai arah penerapan, yaitu semua yang dilatih oleh sekolah demi kebutuhan badan usaha."

Provinsi ini juga bertujuan untuk bekerja sama dengan negara-negara seperti Republik Korea, Jepang, dan berbagai lembawa swadaya masyarakat, dan melalui pada investor asing yang sedang berinvestasi di provinsi untuk mempromosikan konektivtas pelatihan dan mengembangkan program pengajaran bagi pekerja yang berketerampilan tinggi, mengembangkan dan memperbarui standar kejuruan nasional untuk memastikan kompatibilitas dengan standar kejuruan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), dan lain-lain. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Prajurit Penyandang Disabilitas dan Sosial, Tran Quoc Khanh berkata:

“Dalam rencana pembangunan sosial ekonomi provinsi periode mendatang, perlu ada solusi-solusi untuk mendukung pengembangan pasar tenaga kerja di provinsi, membangun kebijakan untuk menarik pekerja untuk bekerja dan kebijakan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja,  kebijakan untuk mendorong transisi tenaga kerja dari pertanian ke industri jasa; dari kerja manual hingga kerja mental, kebijakan mendukung teknologi, transformasi digital untuk sesuai dengan kebijakan umum provinsi. Provinsi juga akan aktif mengeluarkan kebijakan menarik sumber daya tenaga kerja berkualitas tinggi, mendukung konektivitas penawaran dan permintaan tenaga kerja berkualitas tinggi, dan lain-lain.”

Untuk menjadi pusat ekonomi kelautan nasional sesuai semangat Resolusi 24 Polit Biro Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, usaha menjamin dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah salah satunya tugas terpentingdari Provinsi Ba Ria-Vung Tau. Dengan menggelar dengan efektif tugas ini, provinsi ini akan meningkatkan indeks daya saing provinsi dan mempertahankan daya tarik bagi para investor./.

Komentar

Yang lain