Data sosial-ekonomi lima bulan pertama tahun 2026 menunjukkan bahwa ekonomi Vietnam bergerak dengan cepat. Namun, laju yang cepat belum berarti fondasi yang ada sudah cukup kuat.
“Penugasan target” untuk mendorong pertumbuhan
Menurut laporan Kementerian Keuangan pada Sidang periodik Pemerintah bulan Mei (3 Juni), selama lima bulan pertama tahun 2026, terdapat sejumlah daerah yang diprakirakan mencapai pertumbuhan PDRB yang sangat positif. Kota Hai Phong menjadi salah satu contohnya. Pertumbuhan PDRB triwulan II tahun 2026 dari kota pelabuhan tersebut diproyeksikan mencapai 13,47%, angka tertinggi di seluruh negeri. Pertumbuhan enam bulan pertama diperkirakan mencapai 12,42%, dan sepanjang tahun mencapai 13,09%, memenuhi 13% target yang telah ditetapkan.
Kelompok daerah-daerah yang perlu terus mempertahankan pertumbuhan juga mencakup Phu Tho, Ninh Binh, Thai Nguyen, dan Ha Tinh.
Namun, menurut Kementerian Keuangan, berdasarkan hasil pertumbuhan lima bulan pertama, beberapa daerah diperkirakan mencapai pertumbuhan yang lebih rendah daripada target sepanjang tahun, termasuk Kota Ho Chi Minh, Hanoi, Bac Ninh, dan Quang Ninh. Hal ini mungkin memengaruhi target pertumbuhan dua digit seluruh negeri. Mengenai pertumbuhan Hanoi, Menteri Keuangan Ngo Van Tuan menyatakan:
"Pertumbuhan Hanoi sangat penting. Setiap 1% pertumbuhan di Hanoi akan berkontribusi sekitar 0,3% terhadap pertumbuhan nasional. Jika Hanoi hanya tumbuh 8,2%, maka pertumbuhan nasional akan berkurang sekitar 0,4%. Struktur ekonomi Hanoi didominasi sektor perdagangan dan jasa yang mencapai 70% dari struktur pertumbuhan. Namun, pertumbuhannya setelah enam bulan masih rendah, hanya mencapai 8,1%, atau 3,5% lebih rendah daripada target. Sementara itu, ekspor Hanoi hanya meningkat 4,2%. Untuk mencapai target, pada triwulan III Hanoi harus tumbuh hampir 11,86% dan pada triwulan IV mencapai 13,19%. Ini merupakan angka yang sangat besar."
Saat ini, Kementerian Keuangan sedang menetapkan target pengembangan sosial-ekonomi kepada berbagai kementerian, instansi, pemerintah daerah, serta grup dan perusahaan umum milik negara. Kementerian tersebut telah meninjau dan merancang 34 porsi daerah untuk periode 2026–2030 dan tahun 2026.
Daerah-daerah lokomotif harus berupaya lebih banyak
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, daerah-daerah lokomotif harus menjadi penopang utama pertumbuhan nasional. Perhitungan mekanik menunjukkan bahwa Kota Ho Chi Minh harus meningkatkan pertumbuhan sebesar 1,7 poin persentase, Hanoi 2,75 poin persentase, dan Bac Ninh 1,1 poin persentase. Ini merupakan tugas yang sangat berat dan menuntut upaya penyelenggaraan serta skenario aksi yang inovatif dari setiap daerah.
Pekan lalu, Perdana Menteri Vietnam, Le Minh Hung mengadakan dua pertemuan kerja secara berturut-turut dengan pimpinan Kota Hanoi dan Kota Ho Chi Minh. Dalam pertemuan dengan pimpinan Hanoi pada 11 Juni, ia menekankan:
"Hanoi perlu berupaya sekuat tenaga untuk melaksanakan Undang-Undang mengenai Ibu Kota, merancang dan mengusulkan mekanisme serta kebijakan yang kuat dan bersifat terobosan sebagaimana telah diatur dalam UU tersebut guna menciptakan institusi yang lebih terbuka. Selain itu, Hanoi perlu fokus memperkuat keterkaitan pembangunan regional antara Hanoi dan daerah-daerah di Kawasan Ibu Kota serta Daerah Dataran Rendah Sungai Merah, terutama terkait infrastruktur transportasi, pengelolaan lingkungan dan sumber daya air, serta rantai produksi, pasokan barang dan jasa. Dengan tekad dan upaya maksimal, Hanoi harus berupaya mencapai pertumbuhan 11%, bahkan lebih tinggi".
Bagi Kota Ho Chi Minh, Perdana Menteri menekankan:
"Kota harus menugaskan berbagai dinas, instansi, pemerintah daerah, terutama para pelaku usaha yang beroperasi di kota. Kelompok-kelompok tugas harus dirinci di sektor industri, konstruksi, perdagangan, jasa, pertanian, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta proyek-proyek investasi utama. Saya meminta agar skenario ditinjau secara teliti dan bisa disesuaikan bila diperlukan. Harus ada pemberian tugas yang konkret agar semua problematik yang muncul segera ditangani”.
Agar perekonomian Vietnam dapat mencapai target pertumbuhan PDB sebesar 10% pada tahun ini, diperlukan tekad dan upaya dari seluruh sistem politik. Di antaranya, upaya pertumbuhan daerah-daerah lokomotif seperti Hanoi dan Kota Ho Chi Minh merupakan bagian yang sangat penting dan erat dalam perekonomian nasional.
