Dalam upacara pembukaan tersebut, Perdana Menteri (PM) Le Minh Hung menyampaikan laporan hasil pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi tahun 2026, serta perkiraan rencana pengembangan sosial-ekonomi tahun 2027. Laporan tersebut menegaskan bahwa sosial-ekonomi tahun 2026 telah mencapai beberapa keberhasilan penting, komprehensif sekaligus secara bertahap membentuk serta memperkokoh fondasi-fondasi penting bagi pembangunan tanah air. Laporan ini juga menyampaikan beberapa solusi untuk merealisasikan target pertumbuhan dua digit pada waktu mendatang.

Beberapa Keberhasilan yang Menonjol

Keberhasilan terobosan pertama yang diungkapkan oleh PM Le Minh Hung dalam laporan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi tinggi yang diimbangi dengan stabilitas makro, pengendalian inflasi, serta pemastian keseimbangan-keseimbangan besar. Pendorong pertumbuhan dioptimalkan sehingga menciptakan fondasi bagi pembaruan model pembangunan.

Produk Bruto Domestik (PDB) kuartal III meningkat 9,95 persen, sedangkan selama 9 bulan pertama meningkat 9,01 persenMenurut PM Le Minh Hung, capaian ini tergolong tinggi di kawasan dan di dunia. Sementara itu, Indeks Harga Konsumen (CPI) rata-rata selama 9 bulan hanya meningkat 4,52 persen. Vietnam juga memastikan sumber pasokan, dan mempertahankan hargat minyak di taraf rendah dibandingkan dengan kawasan. Untuk pertama kalinya bursa efek dinaikkan kelasnya. Berbagai organisasi internasional mengapresiasi daya tahan dan prospek pertumbuhan Vietnam. Total nilai Impor-ekspor sepanjang tahun diperkirakan mencapai 1.110 miliar dolar Amerika Serikat (AS), yang untuk pertama kalinya melampaui ambang batas 1.000 miliar dolar AS.

Dalam laporannya, Kepala Pemerintah juga memberitahukan bahwa sistem perundang-undangan terus diperbaiki dengan fokus mengatasi hambatan dan melancarkan sumber daya serta menciptakan kelembagaan pembangunan.

“Pemerintah sudah dan sedang menyampaikan beberapa Undang-Undang (UU) dan Resolusi penting kepada MN dengan berbagai mekanisme dan kebijakan terobosan untuk mendukung produksi dan bisnis. Kebijakan tersebut mencakup pembebasan dan pengurangan pajak, peningkatan ambang batas kena pajak serta mekanisme unggulan untuk memobilisasi sumber daya bagi wilayah dan kutub pertumbuhan. Selain itu, Pemerintah beralih dari sekadar mendukung menjadi memperkuat perkembangan pelaku usaha, khususnya perusahaan swasta; membuka sumber daya pertanahan, mengembangkan perumahan sosial dan rumah sewa; menyelesaikan masalah-masalah yang tertunda sejak lama secara tuntas dan efektif, terutama proyek-proyek pertanahan, energi, dan kesehatan."

Mengenai pengembangan infrastruktur strategis, PM Le Minh Hung memberitahukan bahwa seluruh negeri telah menyelesaikan 395 Km jalan tol tambahan, mengoperasikan jalur jalan tol Utara-Selatan sebelah Timur, melakukan peletakan batu pertama lima jalur kereta api perkotaan di Kota Hanoi secara serempak serta melaksanakan beberapa proyek infrastruktur penting di berbagai sektor perhubungan, energi, sosial-budaya dan sebagainya.

Target Pertumbuhan Tahun 2027 Adalah Lebih dari 10 Persen, PDB Perkapita Mencapai 6.100 Dolar AS

Saat melaporkan rencana pengembangan sosial-ekonomi tahun 2027, PM Le Minh Hung mengajukkan target pertumbuhan PDB sebesar lebih dari 10 persen yang dikaitkan dengan usaha mempertahankan stabilitas ekonomi makro, mengontrol inflasi dan memastikan keseimbangan-keseimbangan besar. Target penting lainnya yaitu PDB perkapita mencapai 6.100 dolar AS. Pemerintah juga menetapkan pengembangan yang harmonis antara ekonomi, budaya, sosial dan lingkungan; memastikan jaring pengaman sosial, meningkatkan taraf kehidupan warga, serta memperkokoh pertahanan-keamanan.

Serangkaian tugas dan solusi telah ditetapkan oleh Pemerintah untuk mewujudkan target-target tersebut, fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan yang sejalan dengan mempertahankan stabilitas ekonomi makro. PM Le Minh Hung memberitahukan bahwa target untuk mengupayakan peningkatan penerimaan anggaran negara sekitar 9,1 persen dan secara ketat menghemat pengeluaran rutin.

Dalam menyempurnakan kelembagaan, PM mencamkan tugas untuk menyelesaikan penanganan aset rumah dan tanah yang berlebih, agar tidak rusak, merosot kualitasnya, atau terbuang sia-sia. PM juga memberitahukan akan mengembangkan infrastruktur secara sinkron dan modern, terutama berbagai proyek penting, strategis antar-wilayah. Di antaranya PM Le Minh Hung menekankan tuntutan mempercepat pembangunan Bandara Long Thanh dan Gia Binh.

Di samping itu, tahun 2027, Vietnam akan terus memperkuat diplomasi dan integrasi internasional, terutama diplomasi ekonomi dan teknologi.

“Melaksanakan dengan efektif berbagai Resolusi 06-NQ/TW dan 59-NQ/TW tentang diplomasi dan integrasi internasional dalam situasi baru. Teguh pada garis politik luar negeri yang independen, mandiri, multilateral, dan terdiversifikasi; mencermati situasi internasional secara proaktif dan strategis, serta tidak membiarkan diri bersikap pasif atau terkejut dalam situasi apa pun. Mendorong hubungan luar negeri bilateral, meningkatkan level diplomasi multilateral, serta aktif berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah-masalah bersama di kawasan dan dunia. Fokus menyiapkan dan menyelenggarakan Tahun APEC 2027 secara baik, guna berkontribusi mempromosikan citra dan meningkatkan posisi nasional di kancah internasional."

PM menegaskan bahwa tugas dari sekarang sampai akhir tahun 2026 dan tahun 2027 sangat padat dan bermakna penting. Hal ini menuntut berbagai tingkat, instansi dan daerah harus mempererat, bergotong-royong, bersatu padu dengan tekad yang lebih tinggi, usaha yang lebih besar serta tindakan yang lebih terfokus, terarah, dan tegas untuk menyelesaikan target-target yang telah ditetapkan./.