Indeks Modal Manusia yang Diperluas (HCI+) mencerminkan secara lebih komprehensif mengenai tingkat investasi dan efektivitas pemanfaatan modal manusia di setiap negara.

Bukti Nyata Daya Saing

Bank Dunia menilai Vietnam sangat menonjol dalam beberapa aspek, yaitu pendidikan, ketenagakerjaan, dan efisiensi pemanfaatan modal manusia. Secara khusus, capaian pendidikan Vietnam menunjukkan hasil yang menonjol. Negara ini secara konsisten mempertahankan prestasi tinggi dalam berbagai penilaian internasional terkait kemampuan siswa

Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dasar mengalami peningkatan yang berkelanjutan dan merata.

Selain itu Vietnam mencatat perbaikan yang signifikan dalam bidang ketenagakerjaan. Laporan HCI+ mencatat adanya peningkatan besar dalam jumlah pekerja formal (dengan upah tetap) yang mencerminkan pergeseran positif dari sektor informal menuju sektor pekerjaan dengan produktivitas yang lebih tinggi.

Apresiasi dari Bank Dunia ini mencerminkan upaya Pemerintah Vietnam bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan Resolusi No. 72-NQ/TW dari Politbiro tentang sejumlah solusi terobosan untuk memperkuat perlindungan, perawatan, dan peningkatan kesehatan masyarakat, serta Resolusi No. 71-NQ/TW yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi hingga tahun 2030.

Mengenai pelaksanaan Resolusi No. 72-NQ/TW, Menteri Kesehatan Dao Hong Lan menyampaikan: “Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik dan Badan Asuransi Sosial Vietnam untuk mengintegrasikan 34,3 juta buku kesehatan elektronik melalui aplikasi VNeID. Sejalan dengan hal tersebut, salah satu tugas penting dari Resolusi 72 adalah menyusun proyek pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala, dengan tujuan menuju layanan kesehatan dasar bebas biaya bagi masyarakat. Saat ini, seluruh dasar landasan hukum untuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala telah dimasukkan oleh Kementerian Kesehatan ke dalam peraturan pelaksana Undang-Undang mengenai Pencegahan Penyakit.”

Dari sudut pandang para pakar ekonomi internasional, pencapaian dalam Indeks HCI+ 2026 tidak hanya merupakan hasil dari sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mencerminkan efektivitas pengelolaan keuangan negara dalam mengubah sumber daya investasi menjadi hasil nyata.

Modal Manusia: Faktor Penentu Daya Saing Nasional

Dalam konteks persaingan global yang kian bergantung pada pengetahuan dan teknologi, modal manusia secara bertahap mulai menggantikan sumber daya alam sebagai faktor penentu daya saing nasional.

Dari perspektif kebijakan, hasil HCI+ 2026 memberikan sejumlah implikasi penting bagi Vietnam. Investasi di bidang pendidikan dan kesehatan harus terus dipertahankan, namun fokusnya harus secara bertahap bergeser menuju kualitas dan kesesuaian dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Tidak hanya melatih lebih banyak tenaga kerja, tetapi juga harus memastikan keterampilan yang diajarkan selaras dengan tuntutan ekonomi masa depan, terutama di bidang teknologi, digitalisasi, dan inovasi.

Selain itu, perlu dilakukan perbaikan informasi pasar tenaga kerja, peningkatan kualitas pendidikan vokasi, serta mendorong mobilitas tenaga kerja antar sektor dengan tingkat produktivitas yang berbeda.

Selanjutnya, peran sektor bisnis juga sangat penting dalam “mengaktifkan” modal manusia. Perusahaan tidak hanya menjadi tempat penggunaan tenaga kerja, tetapi juga menjadi tempat untuk melanjutkan pelatihan, meningkatkan keterampilan, dan mendorong inovasi.

Keberadaan Vietnam dalam kelompok terdepan HCI+ membawa pesan kuat mengenai model pembangunan yang ideal. Vietnam membuktikan bahwa investasi pada manusia mampu menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Meski jalan ini penuh tantangan, memerlukan waktu panjang dan kebijakan yang konsisten, langkah ini menjanjikan manfaat jangka panjang dengan risiko yang lebih rendah, sekaligus menjamin masa depan pembangunan nasional yang berkelanjutan.