ITLOS adalah salah satu institusi peradilan internasional terpenting dalam hukum internasional pada umumnya, dan hukum laut pada khususnya. Didirikan berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982), setelah 30 tahun beroperasi, pengadilan ini telah memberikan banyak kontribusi dalam penyelesaian sengketa maritim secara damai, serta mendorong penafsiran dan penerapan UNCLOS 1982 yang seragam.

Ini adalah pertama kalinya Vietnam mencalonkan diri dan memiliki perwakilan di ITLOS sejak Pengadilan tersebut mulai beroperasi pada tahun 1996. Fakta bahwa Profesor Muda, Doktor Nguyen Thi Lan Anh dipercaya oleh negara-negara anggota UNCLOS 1982 untuk terpilih sebagai Hakim ITLOS dengan salah satu perolehan suara tertinggi di antara para kandidat, menunjukkan penilaian positif dari negara-negara anggota UNCLOS 1982 dan komunitas internasional terhadap keinginan Vietnam untuk berkontribusi dalam menjunjung tinggi serta memastikan supremasi hukum laut internasional. Duta Besar Do Hung Viet, Kepala Perwakilan Tetap Vietnam untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyatakan:

“Hasil ini menegaskan rasa hormat terhadap Vietnam, menunjukkan bahwa sahabat-sahabat internasional sangat menghargai peran, posisi, dan kontribusi Viet Nam selama kurun waktu yang panjang. Hasil ini menegaskan kepercayaan para sahabat terhadap upaya Vietnam dalam mendorong dan memperkuat hukum internasional, termasuk Konvensi Hukum Laut 1982 dan peran mekanisme penyelesaian sengketa, khususnya Pengadilan Hukum Laut.”

Terpilihnya perwakilan Vietnam sebagai Hakim Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut juga menunjukkan ketepatan dan efektivitas kebijakan luar negeri yang independen, mandiri, tangguh, damai, bersahabat, kooperatif dan berkembang. Hal ini juga mencerminkan komitmen Vietnam dalam mengedepankan multilateralisasi, diversifikasi hubungan luar negeri, dan integrasi internasional yang komprehensif dan mendalam.

Wakil Menteri Luar Negeri Tetap Nguyen Minh Vu menyampaikan:

“Ini bukan sekadar pencalonan satu individu. Yang terpenting, hasil ini menunjukkan prestise, posisi, dan kapasitas kontribusi Vietnam dalam berbagai isu internasional, khususnya di bidang hukum internasional, terutama hukum tentang laut. Momentum ini juga merupakan bukti nyata yang mencerminkan kebijakan luar negeri yang tepat dari Partai dan Negara Viet Nam dalam mempromosikan perannya sebagai anggota yang bertanggung jawab di dalam komunitas internasional.”

Dukungan negara-negara terhadap kandidat dari Vietnam juga mencerminkan pengakuan internasional terhadap perkembangan sektor hukum internasional Vietnam termasuk spesialisasi hukum laut, serta terhadap kapasitas profesional, pengalaman, dan prestise individu dari kandidat Vietnam tersebut.

Mewujudkan Visi Strategis Kongres Nasional XIV PKV

Bagi Vietnam, memiliki pakar hukum internasional yang terpilih sebagai Hakim ITLOS untuk pertama kalinya merupakan langkah implementasi konkret dari kebijakan luar negeri yang ditetapkan oleh Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam (PKV), yang dijabarkan secara spesifik dalam Resolusi 06 Politbiro tentang pelaksanaan kebijakan luar negeri dalam Kongres Nasional XIV PKV. Hasil ini menciptakan momentum untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan diplomasi ke arah yang lebih proaktif, lebih aktif, lebih substantif, dan lebih efektif, sebagaimana ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal KS Komite Sentral PKV sekaligus Presiden To Lam. Upaya integrasi internasional di era baru akan bertransisi kuat dari sekadar partisipasi menjadi kontribusi dalam membangun dan menegakkan standar serta aturan internasional berdasarkan kepentingan nasional dan bangsa, selaras dengan hukum internasional dan kepentingan bersama komunitas internasional. Wakil Menteri Luar Negeri Nguyen Minh Vu menyampaikan:

“Pesan ke depannya, Vietnam akan terus konsisten dengan kebijakannya: mempromosikan peran yang bertanggung jawab dalam isu-isu internasional dan regional, menjunjung tinggi supremasi hukum dan berkontribusi pada isu-isu seperti hukum internasional agar Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 terus menjadi Piagam bagi laut dan samudra.”

Keberhasilan Vietnam memiliki Hakim ITLOS untuk pertama kalinya bukan hanya menambah kebanggaan bagi diplomasi Vietnam, tetapi juga menjadi motivasi penting bagi Vietnam untuk lebih meningkatkan posisi, prestise, dan kapasitasnya dalam urusan bersama di kawasan dan dunia./.