(VOVWORLD) - Sesepuh desa K’Brep, dari etnis K’Ho di Desa Kala Krot, Kecamatan Bao Thuan, Provinsi Lam Dong, tidak hanya menjadi pelopor dalam kegiatan kerja dan produksi, tetapi juga merupakan seorang seniman berbakat yang dengan sepenuh hati mewariskan keterampilan anyaman tradisional masyarakat K’Ho. Selain itu, dia juga aktif berkontribusi dalam proses pembangunan desa baru di daerah setempat.
Lahir dan mendewasa di sebuah rumah dekat Sungai Da Royong, di kaki Gunung Brah Yang yang megah, Bapak K’Brep, yang berusia 75 tahun, sangat dihormati dan dipercaya oleh masyarakat Desa Kala Krot hingga diangkat sebagai sesepuh desa. Dia juga merupakan seniman rakyat unggulan dalam kerajinan anyaman tradisional dari masyarakat K’Ho.
Desa Kala Krot, Kecamatan Bao Thuan, Provinsi Lam Dong (Foto: VOV) |
Melalui tangan terampil Bapak K’Brep, serat bambu dan rotan, diubah menjadi berbagai hasil anyaman seperti bakul gendong, tampah, keranjang yang bernilai seni tinggi, kuat dan tahan lama. Selain digunakan untuk kebutuhan keluarga, produk-produk buatannya juga digemari oleh masyarakat di berbagai daerah. Pada tahun lalu, pemerintah setempat membuka kelas pelatihan keterampilan anyaman bagi masyarakat etnis K’Ho, dan di saat yang sama, seniman K’Brep juga secara langsung mengajari hampir 100 orang. Dia menyampaikan:
“Saya sendiri menganyam berbagai jenis barang seperti bakul gendong, tampah, keranjang, dan lain-lain. Saya menjual produk sesuai dengan permintaan pelanggan untuk menambah penghasilan dan memperbaiki taraf hidup. Untuk melestarikan kerajinan anyaman, saat ini pemerintah setempat telah membentuk kelompok pengrajin anyaman guna mengembangkan produk secara lebih luas, saling belajar antar-pengrajin agar dapat menghasilkan produk anyaman yang indah dan halus, sesuai dengan permintaan pelanggan, serta mencari pasar bagi produk dengan harga yang paling terjangkau”.
Sesepuh Desa K’Brep menceritakan penyumbangan tanah untuk membangun pedesaan baru (Foto: VOV) |
Bukan hanya seniman berbakat, Sesepuh Desa K’Brep juga menjadi teladan dalam pengembangan ekonomi desa. Sebagai orang pertama di desa yang berani mengubah pola pikir dalam produksi, ia berinvestasi dengan merawat 5 hektare kebun kopi varietas baru. Saat ini, setiap tahun keluarganya memanen sekitar 12 ton biji kopi kering. Selain itu, ia juga memperoleh penghasilan dari tanaman durian dan alpukat yang ditanam tumpang sari di kebun kopi. Dua hektare sawah padi menghasilkan lebih dari 8 ton gabah setiap tahun. Melihat keberhasilannya, banyak keluarga di desa tersebut secara bertahap belajar dan mengikutinya. Bapak K’Brao, warga Desa Kala Krot, mengatakan:
“Sesepuh Desa K’Brep adalah pelopor dalam kegiatan kerja dan produksi. Dalam hal penanaman serta perawatan kopi, dia merupakan orang pertama yang menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam produksi, seperti pemupukan, penyemprotan pestisida, dan pengairan. Berkat itu, kebun kopi milik keluarganya mencapai hasil yang tinggi. Dia sangat dihormati oleh masyarakat, baik dari semangat hidup, sikap berperilaku, maupun dalam berbisnis”.
Sesepuh Desa K’Brep juga merupakan orang pertama yang secara sukarela menghibahkan tanah untuk pembangunan jalan penghubung antar-desa. Keluarganya telah menyumbangkan lebih dari 300 meter persegi tanah di depan rumah, termasuk membongkar pagar dan menebang pohon kopi untuk memperlebar jalan umum. Dia juga menyumbangkan lebih dari 1.000 meter persegi lahan perkebunan untuk membuka jalan menuju kawasan produksi.
Dengan meneladani dia, seluruh warga desa kini bersatu padu dan bergotong royong dalam pembangunan: ada orang yang menyumbangkan tanah, ada yang menyumbangkan tenaga kerja, dan ada pula yang memberikan dukungan berupa bahan bangunan untuk pembangunan infrastruktur pedesaan. Seluruh warga desa secara kolektif telah menyumbangkan lebih dari 600 juta VND (sekitar 24.000 dolar AS) untuk pembangunan jalan beton dan fasilitas air bersih.
Produk-produk anyaman dari sesepuh desa K'Brep (Foto: K'Brep/VOV) |
Selain menggerakkan program pembangunan pedesaan baru, Sesepuh Desa K’Brep juga aktif menyosialisasikan haluan dan kebijakan Negara, serta turut mendamaikan berbagai konflik di dalam komunitas. Bapak K’Huu, aparat Kecamatan Bao Thuan, Provinsi Lam Dong, menyampaikan bahwa sesepuh desa telah memberikan kontribusi penting dalam membantu daerah setempat menjaga keamanan dan ketertiban, membangun kehidupan budaya masyarakat:
“Sesepuh Desa K’Brep adalah sosok yang sangat berwibawa dan memiliki pengaruh besar dalam komunitas. Dalam upaya menggerakkan masyarakat untuk melaksanakan program pembangunan pedesaan baru, dia selalu menjadi pelopor dalam gerakan pembangunan jalan serta penyediaan air bersih. Selain sebagai anggota dalam Dewan Paroki Kala dia juga berperan sebagai Ketua Dewan. Suaranya di gereja mudah diterima dan disampaikan kepada umat Katolik, sehingga haluan tentang pembangunan kehidupan baru di desa dapat dilaksanakan dengan baik dan telah mencapai hasil yang positif”.
Dengan wibawa, bakat, dan dedikasinya, Sesepuh Desa K’Brep telah berkontribusi dalam melestarikan dan mengembangkan kerajinan tradisional masyarakat K’Ho, sekaligus turut mengubah wajah pedesaan Kala Krot. Dia menjadi sandaran moril dan teladan bagi generasi muda dalam perjalanan membangun kampung halaman yang semakin sejahtera dan damai.