Tentara Vietnam Memberikan Hari Raya Anak-Anak kepada Anak-Anak di Afrika

(VOVWORLD) - Pada hari-hari awal bulan Juni, ketika anak-anak di seluruh negeri mendapatkan kegembiraan yang sepenuhnya pada Hari Anak-Anak Internasional (1/6), maka di bumi-bumi yang sedang mengalami peperangan seperti Sudan Selatan, senyuman anak-anak tetap menjadi hal yang tipis dan langka. Dengan rasa cinta dan semangat berbagi tanggung jawab, para prajurit baret biru yang berasal dari Vietnam telah memberikan senyuman dan kegembiraan kepada anak-anak di sana. 

Sekolah Dasar (SD) Banpa merupakan salah satu di antara 4 sekolah satu-satunya di zona perlindungan warga sipil Sudan Selatan yang masih melanjutkan kegiatan belajar. Ada lebih dari 2.200 pelajar tapi sekolah ini hanya mempunyai 11 kelas yang dibangun secara sementara dengan seng dan kayu, tanpa pintu, tanpa kipas angin, tanpa lampu, hanya papan tulis hitam untuk para guru dan beberapa baris kursi tempat anak-anak belajar huruf demi huruf.

 

Menyaksikan situasi itu, para perwira, pejabat dan staf Rumah Sakit Lapangan tingkat 2 nomor 6 dari Vietnam, di Misi Pemeliharaan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan Selatan telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang penuh dengan makna sehubungan dengan Hari Anak-Anak Internasional tgl 01 Juni.

Tentara Vietnam Memberikan Hari Raya Anak-Anak kepada Anak-Anak di Afrika - ảnh 1Memberikan larutan antiseptik dan sabun kepada para guru dan pelajar

Tidak hanya memberikan bantuan kepada sekolahan semua barang esensial seperti papan tulis, pena, buku catatan saja, tetapi para perwira Vietnam juga memberikan 250 bingkisan kepada para pelajar tipikal. Bingkisan-bingkisan tersebut meskipun kecil tapi telah menjadi sumber dorongan semangat besar terhadap para benih muda yang sedang tumbuh mendewasa di tengah kesulitan. Gabriel Gatduel, Kepala SD Banpa, Sudan Selatan mengatakan:

“Kami mengapresiasi kegiatan-kegiatan bantuan yang diberikan oleh Pasukan pemelihara perdamaian Vietnam di Sudan Selatan, khususnya, mereka telah memberikan banyak kontribusi pada kegiatan-kegiatan membantu pendidikan di negara kami. Bantuan ini sangat bernilai, membantu anak-anak bisa mendekati pengetahuan, membantu mereka tahu membaca dan menulis”.

Tidah hanya berhenti di situ, menghadapi situasi wabah kolera yang mengalami perkembangan rumit di zona IDP, rombongan kerja juga memberikan larutan antiseptik dan sabun kepada sekolah dan menyelenggarakan sesi petunjuk pembersihan dalam mencegah dan mengendalikan wabah kepada para guru dan pelajar. Itu tidak hanya merupakan bingkisan materiel saja, tetapi juga merupakan keberbagian dan penyebaran rasa kasih sayang dari para prajurit baret biru dengan hati Vietnam.

Kekurangan sumber air bersih, bahan makanan, jasa medis dan pendidikan merupakan hal yang terjadi selama bertahun-tahun ini. Letnan Satu Do Thi Dieu Huyen, perwira perempuan yang termuda di antara para perwira baret biru dari Rumah Sakit lapangan tingkat 2 nomor 6 berbagi bahwa dia dan para rekan sangat menyayangi anak-anak di sana karena harus bertumbuh mendewasa di tengah debu, sinar mata hari yang terik dan atap rumah yang sederhana. Sebesarnya tanpa sepadu, tanpa tas sekolah yang menyimpan buku dan buku catatan, banyak anak-anak belum pernah memegang buku komik atau buku terwarni. Hari Anak-Anak Internasional sangat aneh bagi mereka. Oleh karena itu, dia ingin menyebarkan rasa kasih sayang kepada anak-anak:

“Hal yang kami terima setelah setiap kegiatan amal seperti ini ialah kebahagiaan karena sudah memberikan kegembiraan dan senyuman meskipun kecil kepada anak-anak di sana. Ini merupakan dorongan semangat yang besar kepada kami untuk terus menyelesaikan tugas kami”.

Tentara Vietnam Memberikan Hari Raya Anak-Anak kepada Anak-Anak di Afrika - ảnh 2Memberikan Hari Raya Anak-Anak kepada para pelajar

Sampai bulan Mei tahun 2025, Vietnam telah mengirim sekitar 1.100 pejabat dan perwira untuk ikut pada kegiatan pemeliharaan perdamaian di 3 Misi di Afrika Tengah, Sudan Selatan, Abyei dan Markas Besar PBB. Mereka sedang siang malam melaksanakan misi luhur di tempat-tempat panas tentang kemanusiaan di dunia. Rumah Sakit lapangan tingkat 2 nomor 6 merupakan salah contoh, tidak hanya membawanya kejuruan medis saja, mereka juga menyebarkan nilai perdamaian dan tolerensi. Letnan Jenderal Pham Manh Thang, Kepala Direktorat Pemeliharaan Perdamaian Vietnam menegaskan:

“Hingga sekarang, Rumah sakit lapangan tingkat 2 dari Vietnam telah mendapat apresiasi dari para pemimpin aliansi dan para rekan. Kita selalu menegaskan sifat profesional, semangat tanggung jawab yang tinggi ketika melaksanakan tugas di misi”.

Di tengah bumi Afrika yang panas terik dan penuh dengan kesusah-payahan, keberadaan para prajurit Vietnam sudah dan sedang menyalakan harapan, memberikan kegembiraan kepada anak-anak di Sudan Selatan.

Komentar

Yang lain