Terletak sekitar 20 kilometer dari jantung Kota Hue, Desa Ngu My Thanh di Kecamatan Dan Dien merupakan salah satu desa nelayan yang berada di kawasan Laguna Tam Giang, dengan lebih dari 250 rumah tangga di desa ini menggantungkan hidup mereka dari hasil tangkapan perikanan di kawasan tersebut.
Menurut para tetua, Ngu My Thanh dulu merupakan sebuah desa nelayan kecil di Laguna Tam Giang. Pada awalnya, desa ini dihuni oleh masyarakat yang tinggal di daratan. Seiring waktu, sejumlah nelayan dari wilayah Phu Vang dan Phu Loc yang berjarak beberapa puluh kilometer datang menggunakan perahu untuk mencari nafkah. Melihat laguna ini kaya akan udang dan ikan yang menjanjikan, maka mereka akhirnya menetap di sini. Văn Huu Sang, Direktur Koperasi Pariwisata dan Jasa Berbasis Masyarakat Tam Giang - Quang Loi, mengatakan:
“Dahulu, masyarakat desa ini hidup berpindah-pindah, dan menggantungkan hidup dari menangkap ikan. Selama beberapa generasi, sebagian besar tinggal di perahu sebagai rumah. Baru setelah tahun 1990, mereka mulai tinggal di daratan dan membangun kehidupan hingga saat ini. Desa ini kemudian secara resmi diberi nama ‘Ngu My Thanh’. Diberkahi oleh alam, laguna ini sangat indah.”
Desa nelayan Ngu My Thanh memiliki ciri khas pedesaan di tepi sungai. Wisatawan yang berkunjung ke sini akan dibuat takjub oleh keindahan alam serta ritme kehidupan masyarakat nelayan yang tenang dan damai.
Wisatawan dapat memandangi fajar dan senja yang puitis di Laguna Tam Giang yang dikelilingi hutan bakau. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menjelajahi dan mempelajari berbagai jenis hasil perikanan dan burung di laguna; mencoba memasang jaring, mendayung paddleboard (SUP) di laguna; serta mempelajari kehidupan masyarakat dan kegiatan kerajinan tradisional. Văn Huu Sang, Direktur Koperasi Pariwisata dan Jasa Berbasis Masyarakat Tam Giang - Quang Loi, menambahkan:
“Di Desa Nelayan Ngu My Thanh, wisatawan dapat merasakan udara yang segar, terutama saat waktu fajar dan senja. Pemandangannya sangat indah dan wisatawan senang mengambil foto kenangan.”
Berkunjung ke Desa nelayan Ngu My Thanh berarti menyatu dengan kesederhanaan dan keramahan warga Laguna Tam Giang Di sini, kearifan lokal masih terjaga lestari, mulai dari tradisi merajut jaring hingga menangkap ikan dengan alat-alat tangkap tradisional. Kehidupan tersebut juga menjadi tema berbagai lukisan di Desa nelayan Ngu My Thanh. Lebih dari selusin lukisan berwarna-warni menggantikan dinding-dinding lama yang monoton, memperindah jalan-jalan dan pagar beton di desa.
Salah satu daya tarik utama Desa Ngu My Thanh adalah pasar terapungnya. Pasar ini biasanya berlangsung mulai pukul 04.00 hingga 07.00 pagi, ketika para nelayan baru berlabuh setelah melaut semalaman di laguna.
Berbagai jenis hasil laut segar diperdagangkan langsung di atas perahu. Keadaan dagang ini menciptakan pemandangan yang ramai, namun tetap melestarikan kesederhanaan khas masyarakat pesisir Vietnam Tengah.
Pesona laguna yang membentang luas dan puitis, dipadu dengan kesederhanaan masyarakat desa nelayan Ngu My Thanh yang sarat akan budaya perairan, menjadi daya pikat yang terus mendatangkan wisatawan dari berbagai penjuru.
“Saat berkunjung ke desa nelayan ini, saya merasakan ketenangan dan kenyamanan. Udaranya sangat segar. Saya pasti akan kembali lagi ke sini.”
“Ketika berkunjung ke desa nelayan ini, saya dapat menyatu dengan keindahan alam laguna, sehingga pikiran terasa lebih tenang dan rileks. Saya juga jadi lebih memahami kehidupan masyarakat di Laguna Tam Giang. Lain kali saya akan mengajak teman-teman untuk berkunjung ke desa nelayan ini.”
Berawal dari sebuah desa nelayan di tepi Laguna Tam Giang, Desa Ngu My Thanh perlahan berubah dan menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam serta kebudayaan laguna yang khas di Kota Hue./
