Delapan puluh lima tahun setelah peristiwa bersejarah tersebut, Provinsi Cao Bang kini menempuh perjalanan baru: membangun “Ruang Budaya Ho Chi Minh”, guna menjadikan warisan revolusi sebagai sumber kekuatan internal bagi pembangunan.

Ruang Budaya Ho Chi Minh di Provinsi Cao Bang dibentuk melalui pendekatan sosial-politik yang mendalam. Tujuannya adalah menjadikan pemikiran, moral, dan gaya hidup Presiden Ho Chi Minh sebagai bagian dari lingkungan hidup, lingkungan kerja, serta pendidikan sehari-hari. Upaya memuliakan perjalanan revolusioner Beliau dipadukan erat dengan pembangunan institusi-institusi budaya modern yang berdaya sebar alami dan mampu menyentuh hati masyarakat, khususnya generasi muda.

Memastikan warisan budaya tidak hanya terpendam di museum, dan sejarah tidak hanya berhenti di halaman buku, Provinsi Cao Bang telah memilih Situs Peninggalan Sejarah Istimewa Nasional Pac Bo sebagai inti utama Ruang Budaya Ho Chi Minh. Langkah ini sekaligus memperluas koneksi rute wisata “Mengikuti Jejak Paman Ho” dari Jingxi dan Longzhou di Tiongkok, melintasi tonggak batas 108 menuju Pac Bo, Gunung Karl Marx, hingga Pondok Khuoi Nam…

Salah satu sorotan utama Ruang Budaya Ho Chi Minh saat ini adalah munculnya teknologi digital. Kacamata realitas virtual (VR) membawa penonton merasakan hari-hari sulit di gua Pac Bo; teknologi AR secara nyata menciptakan kembali konteks sejarah langsung di lapangan; model 3D, sistem pemandu wisata virtual, dan peta interaktif perjalanan untuk menyelamatkan negara… semuanya menciptakan tampilan yang sepenuhnya baru. Mengenai transformasi ini, Profesor Muda, Doktor Pham Hong Long (Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora - Universitas Nasional Hanoi) berpendapat: “Penggabungan pemanfaatan nilai-nilai situs peninggalan sejarah revolusi melalui platform digital seperti AR dan VR merupakan langkah yang sangat tepat, terutama bagi generasi muda dan wisatawan mancanegara. Teknologi membantu informasi sejarah menjadi lebih mudah diakses dan lebih hidup. Kerjasama antara Provinsi Cao Bang dan Kota Ho Chi Minh dalam mengembangkan model teknologi yang menampilkan berbagai jejak Presiden Ho Chi Minh, sekaligus penerapan model ini diluas-gandakan di seluruh wilayah provinsi, akan menjadi pemacu penting bagi pengembangan wisata sejarah revolusi di Provinsi Cao Bang pada masa mendatang.”

Tidak hanya berhenti pada penerapan teknologi, daya hidup Ruang Budaya Ho Chi Minh juga terletak pada pengalaman nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Provinsi Cao Bang telah menghadirkan ruang budaya ini ke dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah dan satuan angkatan bersenjata untuk menyelenggarakan kunjungan, pembelajaran, dan pengalaman langsung bagi para pelajar, mahasiswa, serta prajurit. Mengenai arah strategis ini, Dao Van Mui, Direktur Badan Pengelola Zona Situs Peninggalan Sejarah Istimewa Nasional Provinsi Cao Bang, menegaskan: “Ruang Budaya Presiden Ho Chi Minh berfungsi untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai warisan Presiden Ho Chi Minh. Provinsi Cao Bang telah menyusun rencana untuk menghadirkan ruang budaya ini ke dalam berbagai kegiatan rutin, berkoordinasi dengan lembaga-lembaga pendidikan dan angkatan bersenjata guna menyelenggarakan kunjungan, pembelajaran serta pengalaman langsung bagi para pelajar dan mahasiswa di berbagai situs peninggalan bersejarah. Selain itu, Provinsi Cao Bang juga mendorong transformasi digital dan penerapan teknologi untuk menyebarluaskan nilai-nilai warisan tersebut kepada masyarakat dan para wisatawan.”

Perpaduan antara wisata spiritual dan sejarah dengan wisata ekologi tidak hanya membantu menyebarluaskan nilai-nilai pemikiran Ho Chi Minh kepada ke dunia internasional, tetapi juga secara langsung menciptakan lapangan kerja dan mata pencaharian bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Kepala Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Cao Bang, Nguyen Quoc Trung, mengatakan: “Untuk memperluas Ruang Budaya Ho Chi Minh di Propinsi Cao Bang, kami terus menggelorakan kembali tradisi sejarah serta pengorbanan besar Presiden Ho Chi Minh bagi revolusi Vietnam. Melalui upaya tersebut, pendidikan ideologi dan nilai-nilai perjuangan bagi generasi muda semakin diperkuat. Bersamaan dengan itu, kami juga membangun berbagai rute ‘wisata merah’ dan mendiversifikasi produk wisata yang terkait dengan tradisi revolusioner. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai sejarah dan warisan berharga peninggalan Presiden Ho Chi Minh di Propinsi Cao Bang.”

Dengan menempatkan fokus pada “transformasi nilai” alih-alih sekadar pameran statis, Provinsi Cao Bang secara bertahap menjadikan pemikiran, moral, dan gaya hidup Ho Chi Minh sebagai sumber daya spiritual yang alami, sekaligus fondasi bagi pembangunan berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya merupakan strategi untuk menjadikan Cao Bang sebagai pusat pendidikan, kebudayaan, dan pengalaman warisan Ho Chi Minh di kawasan Viet Bac, tetapi juga merupakan tindakan nyata dalam mengimplementasikan Resolusi No. 80-NQ/TW Politbiro tentang pengembangan budaya Vietnam. Dengan demikian, semangat revolusi yang berakar dari Pac Bo akan dilanjutkan tanpa batas waktu dan disebarluaskan dari generasi ke generasi.