Listen on
English
en-US English
VN Vietnamese
CN 中文
JP 日本語
KR 한국어
FR Français
RU Русский
DE Deutsch
ES Español
ID Bahasa Indonesia
TH ไทย
LA ພາສາລາວ
KH ខ្មែរ
Ngôn ngữ
  • EN English
  • VN Vietnamese
  • CN 中文
  • JP 日本語
  • KR 한국어
  • FR Français
  • RU Русский
  • DE Deutsch
  • ES Español
  • ID Bahasa Indonesia
  • TH ไทย
  • LA ພາສາລາວ
  • KH ខ្មែរ
28/04/2020
Pakar India: Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah

Pakar India: Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah

(VOVWORLD) - Ketika menjawab interviu wartawan Radio Suara Vietnam tentang perihal Tiongkok baru-baru ini dengan berkapala batu menyatakan pembentukan apa yang dinamakan “zona Xisha” dan “zona Nansha” di dua kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly) wilayah Vietnam, peneliti Pooja Bhatt, dari Sekolah Penelitian Internasional, Universitas Jawaharlal Nehru, India mengatakan bahwa Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah, dari situ bisa mengajukan sendiri klaim kedaulatan di Laut Timur.

Pakar India: Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah

Pakar India: Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah

(VOVWORLD) - Ketika menjawab interviu wartawan Radio Suara Vietnam tentang perihal Tiongkok baru-baru ini dengan berkapala batu menyatakan pembentukan apa yang dinamakan “zona Xisha” dan “zona Nansha” di dua kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly) wilayah Vietnam, peneliti Pooja Bhatt, dari Sekolah Penelitian Internasional, Universitas Jawaharlal Nehru, India mengatakan bahwa Tiongkok ingin mengubah semua yang tidak sah menjadi sah, dari situ bisa mengajukan sendiri klaim kedaulatan di Laut Timur.

27/04/2020
Tiongkok melanggar UNCLOS 1982

Tiongkok melanggar UNCLOS 1982

(VOVWORLD) - Perihal Tiongkok membentuk apa yang dinamakan "Distrik Xisha" dan "Distrik Nansha" dari Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Kepulauan Truong Sa (Spratly) - kepulauan dimilik Vietnam adalah melanggar UNCLOS 1982.

Tiongkok melanggar UNCLOS 1982

Tiongkok melanggar UNCLOS 1982

(VOVWORLD) - Perihal Tiongkok membentuk apa yang dinamakan "Distrik Xisha" dan "Distrik Nansha" dari Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Kepulauan Truong Sa (Spratly) - kepulauan dimilik Vietnam adalah melanggar UNCLOS 1982.

27/04/2020
Uni Eropa mengkhawatirkan tindakan-tindakan sepihak di Laut Timur

Uni Eropa mengkhawatirkan tindakan-tindakan sepihak di Laut Timur

(VOVWORLD) - Duta Besar (Dubes) Uni Eropa di Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN), Igor Driesmans menegaskan komitmen Uni Eropa dalam menjaga ketertiban di kawasan perairan dan samudera berdasarkan pada hukum internasional, keamanan dan kerjasama pelayaran serta kebebasan pelayaran dan penerbangan, demi kepentingan semua negara.

Uni Eropa mengkhawatirkan tindakan-tindakan sepihak di Laut Timur

Uni Eropa mengkhawatirkan tindakan-tindakan sepihak di Laut Timur

(VOVWORLD) - Duta Besar (Dubes) Uni Eropa di Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN), Igor Driesmans menegaskan komitmen Uni Eropa dalam menjaga ketertiban di kawasan perairan dan samudera berdasarkan pada hukum internasional, keamanan dan kerjasama pelayaran serta kebebasan pelayaran dan penerbangan, demi kepentingan semua negara.

23/04/2020
Tiongkok sama sekali tidak mempunyai kedaulatan bersejarah terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

Tiongkok sama sekali tidak mempunyai kedaulatan bersejarah terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

(VOVWORLD) - Perihal Tiongkok dengan keras kepala mengumumkan pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” di Provinsi Hainan, Tiongkok yaitu Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Kepulauan Truong Sa (Spratly)-wilayah Vietnam, terus mendapat kutukan keras dari opini umum, kalangan spesialis, sarjana dan peneliti hukum internasional dari dalam dan luar negeri.

Tiongkok sama sekali tidak mempunyai kedaulatan bersejarah terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

Tiongkok sama sekali tidak mempunyai kedaulatan bersejarah terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

(VOVWORLD) - Perihal Tiongkok dengan keras kepala mengumumkan pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” di Provinsi Hainan, Tiongkok yaitu Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Kepulauan Truong Sa (Spratly)-wilayah Vietnam, terus mendapat kutukan keras dari opini umum, kalangan spesialis, sarjana dan peneliti hukum internasional dari dalam dan luar negeri.

23/04/2020
Vietnam mempunyai cukup bukti sejarah dan dasar hukum untuk menegaskan kedaulatan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa, sesuai dengan ketentuan hukum internasional

Vietnam mempunyai cukup bukti sejarah dan dasar hukum untuk menegaskan kedaulatan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa, sesuai dengan ketentuan hukum internasional

(VOVWORLD) - Dalam jumpa pers periodik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam pada Kamis (23 April), ketika menjawab pertanyaan kalangan wartawan tentang reaksi Vietnam atas Nota Tiongkok kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 17/04 untuk mengajukan tentutan-tuntutan kedaulatan di Laut Timur, Wakil juru bicara (Jubir) Kemlu Vietnam, Ngo Toan Thang mengesakan:

Vietnam mempunyai cukup bukti sejarah dan dasar hukum untuk menegaskan kedaulatan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa, sesuai dengan ketentuan hukum internasional

Vietnam mempunyai cukup bukti sejarah dan dasar hukum untuk menegaskan kedaulatan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa, sesuai dengan ketentuan hukum internasional

(VOVWORLD) - Dalam jumpa pers periodik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam pada Kamis (23 April), ketika menjawab pertanyaan kalangan wartawan tentang reaksi Vietnam atas Nota Tiongkok kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 17/04 untuk mengajukan tentutan-tuntutan kedaulatan di Laut Timur, Wakil juru bicara (Jubir) Kemlu Vietnam, Ngo Toan Thang mengesakan:

21/04/2020
Pakar Rusia: Tiongkok sedang menciptakan situasi bahaya strategis terhadap seluruh kawasan Asia Tenggara

Pakar Rusia: Tiongkok sedang menciptakan situasi bahaya strategis terhadap seluruh kawasan Asia Tenggara

(VOVWORLD) - Ketika mengomentari pengumuman Tiongkok yang baru-baru ini membentuk apa yang dinamakan Distrik “Xisha” yakni Kepulauan Hoang Sa – (Paracel) wilayah Vietnam dan Distrik “Nansha” yakni Kepulauan Truong Sa – (Spratly) wilayah Vietnam di “kota Nansha”, Pengkaji Rusia tentang Vietnamologi, Vladimir Kolotov menegaskan bahwa langkah Tiongkok ini menciptakan bahaya strategis tidak hanya terhadap Vietnam, melainkan juga terhdap kawasan Asia Tenggara.

Pakar Rusia: Tiongkok sedang menciptakan situasi bahaya strategis terhadap seluruh kawasan Asia Tenggara

Pakar Rusia: Tiongkok sedang menciptakan situasi bahaya strategis terhadap seluruh kawasan Asia Tenggara

(VOVWORLD) - Ketika mengomentari pengumuman Tiongkok yang baru-baru ini membentuk apa yang dinamakan Distrik “Xisha” yakni Kepulauan Hoang Sa – (Paracel) wilayah Vietnam dan Distrik “Nansha” yakni Kepulauan Truong Sa – (Spratly) wilayah Vietnam di “kota Nansha”, Pengkaji Rusia tentang Vietnamologi, Vladimir Kolotov menegaskan bahwa langkah Tiongkok ini menciptakan bahaya strategis tidak hanya terhadap Vietnam, melainkan juga terhdap kawasan Asia Tenggara.

21/04/2020
Viet Nam mempunyai kedaulatan yang lengkap dan tak terbantahkan terhadap Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

Viet Nam mempunyai kedaulatan yang lengkap dan tak terbantahkan terhadap Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

(VOVWORLD) - Keputusan yang baru-baru ini diesahkan oleh Tiongkok tentang apa yang dinamakan pembentukan "Distrik Xisha" dan "Distrik Nansha" dari "Kota Sansha", Provinsi Hainan merupakan tindakan yang melanggar secara serius hukum internasional, khususnya melanggar kedaulatan dan hak berdaulat Viet Nam terhadap dua Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly) wilayah Viet Nam. Karena Viet Nam mempunyai kedaulatan yang tak terbantahkan terhadap dua kepulauan tersebut yang sudah ada sejak lama dalam sejarah.

Viet Nam mempunyai kedaulatan yang lengkap dan tak terbantahkan terhadap Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

Viet Nam mempunyai kedaulatan yang lengkap dan tak terbantahkan terhadap Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa

(VOVWORLD) - Keputusan yang baru-baru ini diesahkan oleh Tiongkok tentang apa yang dinamakan pembentukan "Distrik Xisha" dan "Distrik Nansha" dari "Kota Sansha", Provinsi Hainan merupakan tindakan yang melanggar secara serius hukum internasional, khususnya melanggar kedaulatan dan hak berdaulat Viet Nam terhadap dua Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly) wilayah Viet Nam. Karena Viet Nam mempunyai kedaulatan yang tak terbantahkan terhadap dua kepulauan tersebut yang sudah ada sejak lama dalam sejarah.

20/04/2020
Pernyataan Tiongkok tentang pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” tidak mempunyai nilai

Pernyataan Tiongkok tentang pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” tidak mempunyai nilai

(VOVWORLD) - Tiongkok, baru-baru ini meningkatkan tindakan-tindakan menuntut kedaulatan yang tidak masuk akal di Laut Timur ketika secara congkak mengesahkan pembentukan apa yang dinamakan sebagai dua distrik yang mengelola dua Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly)-wilayah Vietnam. Ini merupakan tindakan tanpa memperdulikan hukum internasional, khususnya melanggar kedaulatan dan hak kedaulatan Vietnam yang tidak diperdebatkan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa serta bertentangan dengan kecenderungan perdamaian dan kerjasama antar-negara, memburukkan secara serius citra sebuah negara yang besar di kawasan.

Pernyataan Tiongkok tentang pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” tidak mempunyai nilai

Pernyataan Tiongkok tentang pembentukan apa yang dinamakan “Distrik Xisha” dan “Distrik Nansha” tidak mempunyai nilai

(VOVWORLD) - Tiongkok, baru-baru ini meningkatkan tindakan-tindakan menuntut kedaulatan yang tidak masuk akal di Laut Timur ketika secara congkak mengesahkan pembentukan apa yang dinamakan sebagai dua distrik yang mengelola dua Kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly)-wilayah Vietnam. Ini merupakan tindakan tanpa memperdulikan hukum internasional, khususnya melanggar kedaulatan dan hak kedaulatan Vietnam yang tidak diperdebatkan terhadap dua Kepulauan Hoang Sa dan Truong Sa serta bertentangan dengan kecenderungan perdamaian dan kerjasama antar-negara, memburukkan secara serius citra sebuah negara yang besar di kawasan.

15/04/2020
Para pakar Rusia menilai tinggi langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur

Para pakar Rusia menilai tinggi langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur

(VOVWORLD) - “Langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur”. Begitulah penilaian dari para peneliti hukum internasional serta para pakar urusan masalah Laut Timur dalam pertemuan dengan wartawan Kantor Berita Vietnam di Federasi Rusia tentang informasi Perutusan Tetap Vietnam di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengirim nota kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB untuk memprotes klaim Tiongkok terhadap Laut Timur dan menegaskan kedaulatan Vietnam terhadap dua kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly).

Para pakar Rusia menilai tinggi langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur

Para pakar Rusia menilai tinggi langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur

(VOVWORLD) - “Langkah Vietnam yang benar dan tepat waktu dalam masalah Laut Timur”. Begitulah penilaian dari para peneliti hukum internasional serta para pakar urusan masalah Laut Timur dalam pertemuan dengan wartawan Kantor Berita Vietnam di Federasi Rusia tentang informasi Perutusan Tetap Vietnam di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengirim nota kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB untuk memprotes klaim Tiongkok terhadap Laut Timur dan menegaskan kedaulatan Vietnam terhadap dua kepulauan Hoang Sa (Paracel) dan Truong Sa (Spratly).

09/04/2020
Para pakar Jerman berseru supaya membina kepercayaan, melakukan perundingan tentang COC untuk memecahkan masalah Laut Timur

Para pakar Jerman berseru supaya membina kepercayaan, melakukan perundingan tentang COC untuk memecahkan masalah Laut Timur

(VOVWORLD) - Pada latar belakang situasi Laut Timur mengalami perkembangan-perkembangan yang rumumit, pakar Jerman tentang Laut Timur, Doktor Gerhard Will mengatakan bahwa Tiongkok perlu membatalkan kegiatan militerisasi di Laut Timur, memanifestasikan kesediaan dan kemampuan kerjasama di bidang keamanan dan ekonomi berdasarkan pondasi kesetaraan dan penaatan hukum internasional.

Para pakar Jerman berseru supaya membina kepercayaan, melakukan perundingan tentang COC untuk memecahkan masalah Laut Timur

Para pakar Jerman berseru supaya membina kepercayaan, melakukan perundingan tentang COC untuk memecahkan masalah Laut Timur

(VOVWORLD) - Pada latar belakang situasi Laut Timur mengalami perkembangan-perkembangan yang rumumit, pakar Jerman tentang Laut Timur, Doktor Gerhard Will mengatakan bahwa Tiongkok perlu membatalkan kegiatan militerisasi di Laut Timur, memanifestasikan kesediaan dan kemampuan kerjasama di bidang keamanan dan ekonomi berdasarkan pondasi kesetaraan dan penaatan hukum internasional.