Satu penelitian menunjukan bahwa pandemi Covid-19 bisa telah menewaskan sekitar lebih dari 18 juta orang di dunia, lebih tinggi dibandingkan dengan angka 7 juta yang dicatat WHO. Sindrom pasca Covid-19 tetap membayangi jutaan orang dengan gejala jangka panjang dari lelah, kabut otak, sampai sulit bernafas yang di dunia belum ada metode pengobatan atau tes yang efektif.
Covid-19 juga membuat prosentase depresi dan kecemasan meningkat, khususnya di kalangan personil medis. Tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan, pandemi Covid-19 telah menciptakan “satu badai” ekonomi yang belum pernah ada.
Tetapi, Covid-19 juga mengubah secara berarti pemahaman tentang makna penting dalam persiapan untuk pandemi. Pasca pandemi, banyak negara dan organisasi internasional telah menggelar langkah-langkah pencegahan dan pengendalian yang lebih kuat. Seiring dengan itu, Gagasan Vietnam tentang Hari Pencegahan dan Penanggulangan Pandemi (27 Desember) telah menjadi satu titik cerah. Disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2020, hari ini sebagai peringatan bahwa tidak ada negara mana pun yang bisa secara sepihak mengendalikan pandemi, maka perlu mendorong kerja sama di seluruh dunia.
