Menurut seorang pejabat Gedung Putih, Presiden Donald Trump ingin memfokuskan perdamaian dan AS membutuhkan komitmen dari para mitra dengan tujuan ini. Menurut pejabat ini, AS akan menghentikan dan meninjau kembali bantuan militer untuk Ukraina guna menjamin agar hal ini akan turut menuju ke satu solusi untuk konflik yang telah memasuki tahun ke-4 ini.
Pada hari yang sama, Presiden Donald Trump juga memberitahukan, kesepakatan mineral antara AS dan Ukraina mungkin tetap ditandatangani tetapi Presiden Volodymyr Zelensky perlu lebih banyak berterima kasih atas bantuan AS. Dia juga mencela pernyataan Presiden Zelensky bahwa konflik antara Ukraina dan Rusia akan masih jauh dari selesai.
Dalam satu perkembangan yang lain, koran The Independent dari Inggris, pada Senin (3 Maret), memberitakan bahwa Deputi Menteri Pertahanan Inggris, Luke Pollard, menegaskan bahwa Prancis dan Inggris belum menyepakati rencana rekomendasi gencatan senjata di Ukraina. Ketika berbicara di Times Radio, Pollard menegaskan bahwa belum ada sebarang rekomendasi manapun yang disepakati antara Inggris dan Prancis tentang bentuk gencatan senjata, dan pembahasan-pembahasan dengan para mitra baik AS maupun Eropa tetap sedang dilanjutkan.
