Dalam sebuah pernyataan, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa seiring dengan kehadiran Panglima Militer Pakistan di Teheran dalam beberapa hari terakhir, pihak AS telah mengajukan usulan-usulan baru. Saat ini, Teheran sedang mengkajinya dan belum memberikan tanggapan. Pernyataan tersebut menambahkan bahwa delegasi negosiasi Iran tidak akan memberikan kompromi, langkah mundur, atau konsesi sekecil apa pun, serta akan melindungi kepentingan nasional dengan segenap kekuatannya.
Menurut Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Teheran bertekad untuk melaksanakan pengawasan dan pengendalian lalu lintas di Selat Hormuz "sampai perang berakhir sepenuhnya". Dewan tersebut mencatat bahwa pembukaan kembali selat itu akan melibatkan penerbitan sertifikat transit oleh Teheran untuk kapal-kapal, serta kewajiban pembayaran biaya yang berkaitan dengan layanan keamanan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan.
Sebelumnya pada hari yang sama, militer Iran mengumumkan bahwa negaranya kembali menutup Selat Hormuz, hanya beberapa jam setelah dibuka kembali dan setelah lebih dari 10 kapal komersial melewati jalur pelayaran penting tersebut./.
