Presiden AS, Donald Trump berbicara di Gedung Putih (Foto: VNA) |
Dalam wawancara kepada kalangan pers di Air Force One, Presiden Donald Trump menunjukkan bahwa “diskusi-diskusi telah berlangsung secara masuk akal”. Pemimpin AS juga menekankan bahwa usaha menjaga hubungan baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan timpalannya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, adalah kunci untuk bagi negosiasi untuk menghentikan konflik. Sementara itu, “Bloomberg News” mengutip sumber-sumber berita yang memberitahukan bahwa AS berharap agar Rusia dan Ukraina akan mencapai satu gencatan senjata dalam skala luas selama beberapa minggu, konkretnya pada tanggal 20 April mendatang.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Ukraina, Rustem Umerov, pada Minggu (23 Maret), mengatakan bahwa negosiasi-negosiasi antara para pejabat AS dan Ukraina mengenai kemungkinan gencatan senjata sebagian selama 30 hari dalam konflik dengan Rusia telah dimulai pada hari yang sama di Arab Saudi. Menurut rencana, setelah negosiasi dengan Ukraina, delegasi AS juga akan melakukan negosiasi dengan delegasi Rusia di Riyadh, Ibu kota Arab Saudi, pada Senin (24 Maret).

