Surat kabar yang berisi artikel tentang pesan Presiden AS Donald Trump kepada Nigeria mengenai perlakuan terhadap umat Kristen dipajang di sebuah kios koran di Ojuelegba, Lagos, Nigeria, pada 2 November 2025. (Foto: REUTERS/Sodiq Adelakun)

Di media sosial X, Komando Afrika dari tentara AS mengkonfirmasi bahwa serangan udara tersebut telah menewaskan banyak militan ISIS. Namun, AS tidak mengumumkan rincian lokasi atau jumlah korban. Sebelum serangan udara tersebut, AS telah melakukan berbagai penerbangan untuk mengumpulkan informasi intelijen di banyak wilayah luas di Nigeria sejak akhir November.

Sementara itu, pemerintah Nigeria menegaskan bahwa kelompok-kelompok bersenjata tersebut menyerang warga Muslim maupun Kristen. Nigeria juga menekankan upayanya untuk melindungi kebebasan beragama dan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan AS guna meningkatkan kemampuan dalam menumpas kelompok-kelompok pemberontak.