Ini merupakan peluncuran rudal pertama yang dilaksanakan RDRK sejak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dilantik pada tgl 20 Januari.
Juru bicara (Jubir) Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, James Hewitt mengutip Pernyataan Staff Komandan India-Pasifik dari Tentara AS yang menilai bahwa peluncuran rudal terkini dari Pyong Yang tidak langsung mengancam para staf dan wilayah AS serta para mitra. Dia memberitahukan komitmen AS tatap tidak berubah dalam membela Republik Korea dan Jepang.
Sekarang AS sedang melakukan konsultasi erat dengan Seoul, Tokyo dan para sekutu serta mitra di kawasan tentang peluncuran rudal dari Pyong Yang.
