Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth. Foto: PAP/VNA

Ketika ditanya apakah pasukan AS bisa dikerahkan ke Ukraina atau tidak, Menteri Hegseth memberitahukan telah mengungkapkan hal ini secara sangat jelas, bahwa tentara AS tidak akan berada di wilayah Ukraina. Pemimpin Pentagon juga meminta perhatian bahwa di benua Eropa, Eropa seharusnya berjalan di depan dalam menjamin keamanan.

Sebelumnya, koran Wall Street Journal mengutip sumber berita yang memberitahukan bahwa Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer bisa mengirimkan rancangan rencana pengerahan pasukan pemelihara perdamaian Inggris dan Prancis di Ukraina kepada Presiden AS, Donald Trump pada tgl 27 Februari. Menurut sumber berita ini, London dan Inggris ingin mendapat bantuan dari Washington apabila pasukan pemelihara perdamaian mereka menghadapi bahaya. Menurut rencana ini, Prancis dan Inggris ingin mengerahkan angkatan darat, angkatan udara dan angkatan laut.

Sementara itu, Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Alexander Grushko mengatakan bahwa Rusia menunjukkan sikap negatif terhadap ide mengerahkan pasukan pemelihara perdamaian Eropa di Ukraina. Menurut dia, ini merupakan langkah yang mendatangkan eskalasi ketegangan.