Pernyataan Gedung Putih menunjukkan bahwa dalam negosiasi-negosiasi terpisah dengan AS di Arab Saudi, Rusia dan Ukraina sepakat menjamin keselamatan maritim, mengecuali penggunaan kekerasan dan mencegah penggunaan kapal komersial dengan tujuan militer di Laut Hitam. Di samping itu, Washington akan membantu memulihkan hak pendekatan pasar dunia untuk ekspor hasil pertanian dan pupuk dari Rusia dan terus menciptakan syarat bagi negosiasi-negosiasi di kedua belah pihak untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.
Sementara itu, Juru bicara (Jubir) Istana Kremlin, Dmitry Peskov memberitahukan bahwa rombongan-rombongan Rusia dan AS telah melakukan konsultasi teknis di Riyadh (Arab Saudi) dan mengirim laporan kepada para pemimpin masing-masing pihak. Hasil negosiasi-negosiasi akan tidak diumumkan.
Pada hari yang sama, Kantor Berita TASS mengutip pernyataan-pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov yang memberitahukan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin dan sejawatnya dari AS, Donald Trump telah menerima pengumuman tentang hasil konsultasi-konsultasi Rusia-AS di Riyadh, Ibukota Arab Saudi. Titik berat diskusi-diskusi tersebut ialah menjamin keselamatan maritim di Laut Hitam.
