Inggris, pada tgl 04 Maret menyatakan sedang “memusat” pada penjaminan perdamaian di Ukraina. Ketika berbicara di depan media, Deputi Perdana Menteri (PM) Inggris, Angela Rayner memberitahukan bahwa Pemerintah Inggris sedang fokus membantu Ukraina dan sedang berupaya membawa AS ke meja negosiasi dengan para mitra Eropa dan Ukraina.
Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan (Menhan) Ceko, Jana Cernochova menganggap bahwa penghentian bantuan militer dari AS bagi Ukraina merupakan hal yang sangat disayangkan, bersamaan itu berharap agar Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan Presiden AS, Donald Trump bisa mengusahakan suara bersama secepat mungkin dan Washington akan memulihkan dukungan terhadap Kiev.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Korea, Jae Woong memberitahukan bahwa Seoul sedang mengikuti erat semua perkembangan yang terkait dengan Ukraina. Republik Korea akan terus berupaya memulihkan perdamaian dan restrukturisasi yang cepat di Ukraina.
Sementara itu, Juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov menyatakan bahwa penghentian bantuan militer bagi Ukraina “bisa menjadi sumbangan yang paling baik bagi perdamaian”.
