Beberapa Negara Sambut Baik Inisiatif Presiden Donald Trump tentang Gaza

(VOVWORLD) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada 19 Januari mengirimkan undangan kepada beberapa negara dan organisasi internasional untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Jalur Gaza. 

Dewan ini merupakan satu mekanisme baru yang direkomendasikan oleh Presiden Trump untuk mengawasi rencana perdamaian bagi Jalur Gaza tahap selanjutnya. Selain itu mekanisme tersebut diharapkan bisa memperluas peran dalam penanganan berbagai konflik global lainnya. Presiden Rusia, Vladimir Putin telah menerima undangan untuk berpartisipasi dalam Dewan tersebut. Demitry Peskov, Sekretaris Pers dari Presiden Rusia memberitahukan bahwa Moskow sedang mepelajari rekomendasi tersebut dan berharap akan melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Washington untuk memperjelaskan semua rincian.

Pada hari yang sama, Juru bicara Pemerintah Jerman mengonfirmasi telah menerima undangan dan akan meninjau semua kontribusi yang bisa dilakukan Berlin untuk menangani konflik di Gaza secara jangka panjang. Komisi Eropa juga mengkonfirmasikan bahwa Presiden Ursula von der Leyen telah menerima surat undangan dari AS dan sedang melakukan konsultasi dengan para pemimpin Uni Eropa lainnya tentang kemungkinan partisipasi. Ia menegaskan Uni Eropa siap berkontribusi dengan suatu rencana komprehensif untuk menghentikan konflik di Gaza. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Prancis memberitahukan bahwa negara ini sedang meninjau inisiatif, tetapi menegaskan kembali komitmennya terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Presiden AS,  Donald Trump telah mengundang sekitar 60 negara untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Jalur Gaza.

Dalam perkembangan terkait, pemimpin Pemerintah Israel melanjutkan protes kerasnya terhadap komposisi anggota Badan Eksekutif dari Dewan Perdamaian Gaza yang baru saja diumumkan Presiden Donald Trump. Menurut pihak Israel, mereka dengan gigih menolak pengerahan tentara dari Qatar dan Turki ke Jalur Gaza. Mengenai tahap kedua rencana perdamaian Gaza, Perdana Menteri Israel menekankan bahwa fokus padatahap ini ialah  melucuti senjata Pasukan Hamas dan demiliterisasi di seluruh wilayah Gaza. VOV di AS dan Mesir

Berita Terkait

Komentar

Yang lain