Pada sidang tersebut, Duta Besar (Dubes) Rusia, Vassily Nebenzia telah mendesak semua pihak terkait supaya menghentikan semua kegiatan permusuhan dan mengimbau pasukan negara asing supaya menarik unit-unit militernya ke luar kawasan ini. Sementara itu, Penjabat Utusan Khusus AS di PBB Dorothy Shea meminta satu gencatan senjata dan semua pihak harus menuju ke satu solusi damai.

Sementara itu, pada hari yang sama, PBB telah mengevakuasi sebagian jumlah stafnya ke luar Goma ke Uganda seperti langkah pencegahan.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antono Guterres juga menyatakan kekhawatiran atas eskalasi kekerasan di sebelah Timur Republik Demokratik Kongo dan mengutuk serangan M23, bersamaan itu mengimbau penghentian semua kegiatan permusuhan.