Eropa dan Kanada Secara Serentak Memprotes Niat AS untuk Mencaplok Greenland
(VOVWORLD) - Negara-negara Eropa dan Kanada sedang secara serentak meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Amerika Serikat (AS) menyusul pernyataan keras Presiden Donald Trump tentang kemungkinan mengendalikan Greenland –sebuah pulau milik Denmark dengan lokasi strategis di Arktik dan sumber daya alam yang melimpah.
Pada Minggu (11 Januari), Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen dan pejabat urusan luar negeri Greenland, Vivian Motzfeldt. Para diplomat tersebut menegaskan kembali pendirian bersama dalam mendukung kedaulatan dan keutuhan wilayah Kerajaan Denmark dan Greenland.
Sementara itu, di Eropa, beberapa negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sedang meningkatkan konsultasi mengenai kemungkinan pengerahan pasukan di Greenland. Inggris telah berdiskusi dengan Prancis dan Jerman tentang opsi pengerahan misi NATO ke pulau otonom tersebut sebagai langkah perlindungan terhadap bahaya pencaplokan Greenland oleh AS. Berbagai skenario yang sedang dipertimbangkan termasuk pengerahan prajurit, kapal perang, dan pesawat terbang untuk memperkuat kehadiran NATO di Arktik. Langkah ini bertujuan untuk meyakinkan para sekutu Eropa sekaligus mencegah perpecahan internal dalam aliansi tersebut.