(VOVWORLD) - Para pemimpin Uni Eropa (UE), pada 07 Januari, menegaskan kembali pendiriannya terhadap masalah Greenland.
Mereka menekankan bahwa masa depan wilayah otonomi besar di Kutub Utara yang dikelola Denmark akan ditentukan oleh warga Greenland dan Denmark.
Dalam pidato yang menandai dimulainya masa jabatan Ketua Bergilir UE dari Republik Siprus, Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa menekankan dukungan sepenuhnya dan persatuan dari 27 negara anggota UE terhadap Denmar dan Greenland. Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri (menlu) Jerman, Johanna Wadephul menyatakan bahwa semua masalah yang terkait dengan keamanan di wilayah Kutub Utara harus dibahas dalam kerangka Fakta Pertahanan Alatik Utara (NATO) dan itulah hal yang sedang lakukan semua negara sekutu.
Sebelumnya, beberapa negara Eropa (termasuk Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, Inggris dan Denmark)mengeluarkan Pernyataan bersama yang mendukung Denmark dalam masalah Greenland.