Pada Jumat (21 Maret), Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa 19 gletser utama di seluruh dunia mengalami kehilangan volumenya secara serius pada tahun 2024, menandai tahun ketiga berturut-turut terjadinya situasi ini. Dunia kehilangan total 450 miliar ton volume gletser pada tahun lalu karena perubahan iklim.

Selain lapisan es benua di Greenland dan Antartika, lebih dari 275.000 gletser di seluruh dunia sedang menutupi sekitar 700.000 kilometer persegi. Gletser-gletser ini menyimpan 70% jumlah air tawar dunia, sehingga pencairannya yang cepat akan membahayakan sumber air global. WMO menekankan perlu segara melakukan tindakan-tindakan global untuk melindungi gletser.