Data dari Institut Perang (ISW) memberitahukan bahwa sejak tahun 2022, Ukraina telah kehilangan hak kontrol terhadap sekitar 11% wilayah negara ini. Setelah 3 tahun konflik, jutaan orang Ukraina telah meninggalkan rumah untuk datang ke daerah-daerah lain di Ukraina atau negara-negara lain.
Dalam satu perkembangan yang lain, Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, pada Minggu (23 Februari), memberitahukan bahwa tahap ke-2 perundingan Rusia-Amerika Serikat (AS) akan berlangsung di tingkat Kepala Direktorat. Riyadh, Ibukota Arab Saudi direncanakan akan terus menjadi tempat berlangsungnya peristiwa ini. AS dan Rusia, pada tgl 18 Februari, telah mengadakan perundingan tingkat tinggi pertama di Riyadh tentang penghentian konflik yang sudah memakan waktu hampir 3 tahun di Ukraina, dengan target memulihkan hubungan dan menyiapkan penghentian konflik ini. Moskow dan Washington telah sepakat membentuk kelompok-kelompok kerja untuk mulai memecahkan krisis Ukraina secepat mungkin.
