Sekjen Antonio Guterres berbicara kepada wartawan di New York, AS. (Foto: Xinhua/VNA) |
Dalam beberapa minggu terakhir, berbagai organisasi pengawas hak asasi manusia telah mengumumkan laporan-laporan yang menunjukkan peningkatan rekor dalam kejahatan kebencian dan kata-kata yang menghasut terhadap orang Muslim di beberapa negara Eropa dan Asia.
Dalam satu perkembangan terkait, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia, Malaysia menegaskan kembali komitmen teguhnya untuk memerangi Islamofobia dan semua tindakan kekerasan dan kebencian yang menyasar pada individu berdasarkan agama atau kepercayaan mereka.
Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memutuskan untuk memilih tanggal 15 Maret sebagai Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia dan tanggal ini telah dirayakan setiap tahun sejak 2022.

