Dalam satu posting di jejaring sosial X, Wakil Senior Uni Eropa urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Kaja Kallas, mengatakan bahwa para Menteri Luar Negeri Uni Eropa telah sepakat untuk memperpanjang sanksi-sanksi terhadap Rusia selama 6 bulan lagi. Menurut itu, sanksi-sanksi tersebut mencakup larangan menyeluruh terhadap minyak tambang, batu bara, teknologi, keuangan, barang mewah, transportasi, dan perintah pembekuan terhadap aset senilai 210 miliar Euro milik Bank Sentral Rusia, yang akan diperpanjang hingga akhir Juli 2025.
Para diplomat Uni Eropa mencapai konsensus setelah Hungaria menarik ancamannya untuk memveto Rancangan Undang-Undang perpanjangan sanksi terhadap Rusia. Menurut kalangan ortoritas Eropa, agar Hungaria setuju untuk terus mendukung perpanjangan sanksi terhadap Rusia, Uni Eropa telah berkomitmen untuk menjamin keamanan energi bagi Hungaria; bersamaan itu menegaskan akan melanjutkan negosiasi dengan Ukraina mengenai pasokan gas alam ke Eropa dengan partisipasi dari Hungaria dan Slowakia.
