Istana Kepresidenan di Ibu kota Nusantara (Foto: Jakarta Post) |
Pada konferensi pers, pada tanggal 21 Januari, di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan kembali komitmen Presiden Prabowo Subianto ialah menyelesaikan pembangunan Nusantara menjadi “Ibu kota politik” pada tahun 2028. Namun, sekarang hanya ada infrastruktur lembaga-lembaga eksekutif diinvestasikan untuk dibangun, oleh karena itu untuk mengembangkan Nusantara menjadi “Ibu kota politik”, maka perlu membangun lagi lembaga-lembaga legislatif dan yudikatif. Apabila ketiga badan ini mulai beroperasi, barulah melaksanakan fungsi-fungsi dan tugas politik.
Proyek pengembangan Kota Nusantara menjadi Ibu kota baru Indonesia dicanangkan Pemerintah pada tahun 2019. Hingga kini, proyek tersebut telah terselesaikan dengan lebih dari 60%, namun masih ada kekhawatiran bahwa apakah proyek itu digelarkan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

