Tentara Ukraina menggunakan howitzer M777 dari AS selama bentrokan dengan pasukan Rusia di wilayah Kharkiv. (Foto ilustrasi: AP/VNA)

Juga pada Sabtu (1 Maret), Pemerintah Inggris telah mengumumkan pinjaman baru senilai 2,6 miliar pound ( sama 2,85 miliar USD) untuk membantu Ukraina membeli peralatan militer dan memperkokoh kemampuan pertahanannya.

Pinjaman tersebut merupakan tambahan atas komitmen bantuan militer Inggris sebesar 3 miliar pound per tahun untuk Ukraina dan akan dibayar kembali dengan keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan oleh Uni Eropa berdasarkan sanksi. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa ini adalah kontribusi London terhadap program Percepatan Pendapatan Luar Biasa (ERA) dari Kelompok G7 untuk Ukraina, melalui itu negara-negara G7 akan memberikan dukungan sebesar 50 miliar USD kepada Ukraina.