Dia percaya bahwa program ini akan menyerap kedatangan wisatawan dari luar kawasan, mendorong pariwisata di kawasan dan memacu banyak persinggahaan di 6 negara eksperimen, dari situ menciptakan banyak peluang penting untuk memperkuat kerja sama di bidang pariwisata, salah satu motivasi utama yang mendorong konektivitas ekonomi dan budaya antarnegara Asia Tengagra.

Juga menurut Ibu Paetongtarn, sebagai pintu gerbang yang penting di kawasan, Thailand dan Malaysia memiliki posisi khusus untuk memelopori pelaksanaan inisiatif ini. Melalui infrastruktur wisata yang berkembang baik, termasuk jalan tol lintas perbatasan, konektivitas jalan kereta api dan penerbangan serta kebijakan-kebijakan membebaskan visa, Thailand dan Malaysia mempunyai fondasi yang mantap untuk mendorong wisata multi-nasional secara lancar, khususnya pada saat Malaysia memikul jabatan sebagai Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun 2025.