Reruntuhan setelah serangan udara Israel terhadap sebuah bangunan di kota Jabalia, Jalur Gaza utara, tgl 18 Maret. Foto: Reuters |
Media Palestina dan regional memberitakan, pada hari yang sama, tentara Israel melakukan banyak serangan udara yang dikombinasikan dengan serangan infanteri di banyak kawasan yang berbeda di Jalur Gaza.
Badan Kesehatan Gaza, pada malam harinya, mengumumkan bahwa jumlah total korban selama 6 hari ini, sejak Israel membuka kembali operasi serangan terhadap Gaza pada tgl 18 Maret, mencapai hampir 2.000 orang, di antaranya ada hampir 680 orang tewas.
Pada pihaknya, Pasukan Bela Diri Israel (IDF), pada Minggu malam (23 Maret), menyatakan telah membasmi seorang pemimpin senior dari Gerakan Hamas dalam satu serangan udara terhadap rumah sakit Nasser di Khan Younis. Selain medan perang Gaza, tentara Israel juga terus-menerus membuka serangan-serangan udara yang sengit terhadap dua medan perang lain yaitu Lebanon dan Suriah sehingga menimbulkan kecemasan yang mendalam di opini umum regional dan internasional.

