Juru bicara Kemlu Tiongkok, Mao Ning. Foto: CCTV |
Menurut Juru bicara Kemlu Tiongkok, Mao Ning, situasi perdagangan AS-Tiongkok sekarang merupakan hasil dari hukum-hukum pasar, terkena dampak dari struktur ekonomi dua negara, kebijakan perdagangan dan posisi dolar AS. Dia menegaskan, Tiongkok tidak secara sengaja mẹnalankansurplus perdagangan, bersamaan itu menganggap bahwa AS baru merupakan penerima manfaat lebih banyak dalam hubungan perdagangan dengan Tiongkok.
Juru bicara Kemlu Tiongkok juga mencela AS sedang mempolitisasi isu perdagangan karena setelah bertahun-tahun melakukan perang dagang, defisit perdagangan AS tidak hanya tidak menurun saja, tetapi meningkat ke rekor tertinggi sebesar 918,4 miliar USD pada tahun lalu.

