Presiden Volodymyr Zelensky meninggalkan Gedung Putih setelah perdebatan yang menegangkan dengan Presiden Donald Trump di depan kalangan pers pada Jumat (28 Februari). Pertemuan tersebut awalnya berjalan lancar tetapi ketegangan antara kedua pihak meningkat setelah Wakil Presiden AS James Vance menyarankan solusi diplomatik dapat dicapai dengan Rusia untuk mengakhiri konflik di Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky membantahnya. Sementara itu, Presiden Donald Trump menekankan bahwa Presiden Volodymyr Zelensky tidak ada dalam posisi untuk bernegosiasi dan perlu berterima kasih kepada AS atas bantuannya.

Gedung Putih kemudian membatalkan konferensi pers bersama antara kedua presiden dan kesepakatan mineral AS-Ukraina tidak ditandatangani seperti yang direncanakan semula.