Ini merupakan dasar yang mantap bagi Kota Ho Chi Minh bisa berpartisipasi pada Jaringan kota kreatif dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Demikian informasi yang dikeluarkan pada simposium konsultasi internasional pada Sabtu (15 Februari) di Kota Ho Chi Minh untuk memberikan pendapat pada dokumen Kota Ho Chi Minh untuk melakukan pendaftaran pada Jaringan Kota kreatif dari UNESCO.
Bapak Pham Binh An, Wakil Ketua Institut Penelitian dan Pengembangan Kota Ho Chi Minh melaporkan di simposium tersebut (Foto: Koran Nhan Dan) |
Menurut Bapak Pham Binh An, Wakil Ketua Institut Penelitian dan Pengembangan Kota Ho Chi Minh, bidang perfilman di Kota Ho Chi Minh mempunyai 935 badan usaha yang sedang beraktivitas dengan 9.294 pekerja dan omsetnya mencapai 500 juta USD pada tahun lalu, memberikan kontribusi sebanyak 0,43 persen pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Ho Chi Minh.
Pada waktu mendatang, Kota Ho Chi Minh berencana menginvestasikan 16,72 juta USD bagi inisiatif membangun studio film sekaligus sinematografi di sekolahan, menggelar proyek : Corak kehidupan via perfilman”, membangun ruang kreasi perfilman, menyelenggarakan festival perfilman internasional tahunan dan sebagainya. Ini merupakan faktor-faktor yang teramat penting bagi Kota Ho Chi Minh untuk dimasukkan pada Jaringan kota kreatif dari UNESCO di bidang perfilman, menjadi kota pertama di Vietnam dan Asia Tenggara yang mencapai posisi tersebut.

